YLPI Riau Peringati Maulid Nabi, Nurman: Ajang Perbaiki Akhlak

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan jadi momentum umat Islam sekarang menteladani sifat-sifat nabi.

YLPI Riau Peringati Maulid Nabi, Nurman: Ajang Perbaiki Akhlak
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar YLPI Riau, Jumat (29/10/2021) kemarin di Masjid Munawarah UIR.

PERINGATAN Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki akhlak. Apalagi, di era globalisasi sekarang ini, akhlak mulia yang dicontohkan Nabi Muhammad mulai luntur dan juga hilang di tengah-tengah umat Islam.


"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan jadi momentum umat Islam sekarang menteladani sifat-sifat beliau. Karena, dengan menteladani sifat yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW akan mendapatkan keberkahan dan juga ridho dari Allah SWT," tutur Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau, Dr. H Nurman,. M.Si.


Hal itu disampaikan Nurman saat  YLPI Riau memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Munawarah UIR, Jumat (28/10/2021) lalu. Selain Ketua Umum YLPI Riau, hadir juga Ketua Pembina YLPI Riau H. Mukni, Ketua Pengawas YLPI Riau, Rektor UIR Prof. Dr. Syafrinaldi. MCL, Kepala Biro di lingkungan UIR, Dekan dilingkungan UIR, Ketua Prodi lingkungan UIR dan kepala sekolah di bawah naungan YLPI Riau.


Karena masih di masa pandemi, peringatan Maulid 1443 Hijriah ini tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Seluruh jamaah diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memasuki mesjid.

Menurut Nurman, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan sarana untuk saling bersilaturrahmi. Sebab, menyambung silaturrahmi merupakan implementasi dari akhlak mulia yang telah diajarkan oleh Rasulullah.


Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Sosial Dakwah YLPI Riau Firdaus  mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahun selalu digelar oleh YLPI Riau. Dengan selalu memperingati Maulid Nabi ini, mudah-mudahan umat Islam selalu berusaha mencontoh apa yang telah Beliau kerjakan selama hidupnya.


"Melalui maulid ini kita tingkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah SWT dan menambah kecintaan kepada Nabi Muhamamad SAW," kata Firdaus.


Sedangkan penceramah pada Maulid Nabi Muhammad SAW yakni KH Miftah Syarif M.Ag. Dihadapan jamaah maulid, Ustadz Miftah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah untuk membimbing manusia menuju beraklak mulia, serta menyampaikan syari’at Allah tentang agama Islam kepada manusia. "Maulid adalah memperingati hari lahirnya. Peringatan ini, perlu mengenal Nabi untuk diteladani," kata Miftah.(ed)