YLPI Riau Bakal Bangun Pesantren Terpadu di Siak Hulu, 2023 Sudah Terima Siswa Baru

Untuk tahap awal, YLPI menyiapkan dana Rp1 miliar. Konsep pesantren terpadu ini terdiri dari MTs dan Madrasah Aliyah (MA). Hanya saja, proses pendidikannya menerapkan manajemen pesantren.

YLPI Riau Bakal Bangun Pesantren Terpadu di Siak Hulu, 2023 Sudah Terima Siswa Baru
Ekspos rencana pembangunan Pesantren Terpadu oleh YLPI Riau di Siak Hulu, Rabu (22/6/2022)

YAYASAN Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau segera membangun Pesantren Terpadu yang mengusung konsep modern bernuansa alam. Terkait hal itu, lahan seluas 7 hektar telah disiapkan di Pasir Putih Siak Hulu.


Rabu (22/6/2022), kepastian pembangunan Pesantren Terpadu itu disampaikan oleh Ketua Umum YLPI Riau Dr. H. Nurman M.Si lewat ekpos di lahan yang akan didirikan pesantren tersebut. Menurut Nurman, desain gambar Pesantren Terpadu YLPI  sudah ada.


"Tinggal pembangunan yang mungkin tidak lama lagi kita lakukan. Pesantren Terpadu YLPI Riau ini dibangun di atas lahan 7 hektar dari total 54 hektar milik YLPI Riau," kata Nurman yang didampingi Dewan Pembina YLPI Imam Ghazali berserta jajaran, pengawas YLPI Riau, pengurus YLPI Riau, wakil rektor I UIR, para dekan, kepala sekolah di bawah naungan YLPI Riau dan tim pembangunan Gedung Pesantren Terpadu YLPI Riau.


Untuk tahap awal, tambah Nurman, YLPI menyiapkan dana Rp1 miliar. Konsep pesantren terpadu ini terdiri dari MTs dan Madrasah Aliyah (MA). Hanya saja, proses pendidikannya menerapkan manajemen pesantren.

"Jadi pesantren terpadu ini formalnya ada MTs dan MA tapi manajemen pendidikan menerapkan konsep pesantren. Tahun ini pembangunan kita mulai dan tahun 2023 sudah menerima siswa baru," terang Nurman.


Selain dana awal YLPI Riau, kata Nurman, pihaknya akan menggalang dana infak pembangunan Pesantren Terpadu YLPI mulai dari pegawai, dosen, guru hingga pengurus YLPI Riau. Besaran infak setiap bulannya
berbeda tergantung golongan pegawai.


"Jika program ini berjalan, maka terkumpul infak pembangunan bisa mencapai Rp60 juta setiap bulannya," kata dia.


Selain Pesantren Terpadu YLPI Riau, lahan di Siak Hulu itu juga dirancang untuk pembangunan Kampus II Universitas Islam Riau (UIR). Rencananya, di lahan tersebut akan dibangun Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, rumah sakit, asrama putra dan putri, serta lapangan olahraga.


Kemudian, akan dibangun juga rumah untuk guru dan pegawai, mini market dan sarana pendukung lainnya. Dana yang diperlukan untuk pembangunan semua fasilitas ini sekitar Rp 65 miliar.


Sementara itu ketua tim pembangunan Pesantren Terpadu Roni Ardiansyah mengatakan, desain tahap awal pembangunan pesatren terpadu khusus MTs akan dibagi dalam beberapa blok. Yakni Blok A, B dan C. Namun, untuk pembangunan awal dikejar dulu di blok A yang estimasi dana diperlukan sekitar Rp2,5 miliar. Sementara dana awal yayasan Rp1 miiar ini pergunakan sebagian untuk pembangunan blok A.


"Kita utama dulu untuk pembangunan ruang kelas. Total dana digunakan bagi pembangunan gedung MTs bisa mencapai Rp 8 miliar atau Rp 9 miliar. Lahan yang diperlukan untuk gedung MTs ini seluas 2,5 hektar," tuturnya.


Sementara, Sekretaris Dewan Pembina YLPI Riau H. Abdul Kudus Zaini yang hadir langsung melihat desain pembangunan Pesantren Terpadu ini berharap bisa diselesaikan secepatnya. Abdul Kudus yang ikut melakukan studi banding ke Pasantren Mualimin Yogyakarta, bahwa Pesantren Terpadu YLPI Riau ini baka unggul di Riau.


"Kita sudah studi banding ke Pesantren Mualimin melihat sejauh mana konsep pesantren yang mereka tetapkan. Model dan sistem pendidikan bisa kita tetapkan di Pesantren Terpadu YLPI Riau nantinya," tutur Abdul Kudus. (rls)