Warga Lapas Narkotika Rumbai Peringati Maulid Nabi Muhammad di Masjid Baru

Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai menginisiasi digelarnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Inisiasi itu disambut dan difasilitasi pihak Lapas.

Warga Lapas Narkotika Rumbai Peringati Maulid Nabi Muhammad di Masjid Baru
Warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai tampak khusuk mendengar ceramah dari Kyai H. Thohir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (2/11/2021) di Masjid At Taubah. (Riau Cerdas/Khamidi Setyo Budi)
Warga Lapas Narkotika Rumbai Peringati Maulid Nabi Muhammad di Masjid Baru
Warga Lapas Narkotika Rumbai Peringati Maulid Nabi Muhammad di Masjid Baru

WARGA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika kelas IIB Rumbai mengadakan kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di kompleks Lapas, Selasa (2/11/2021) siang tadi setelah melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah. kegiatan maulid nabi Muhammad SAW tahun ini berbeda dengan tahun lalu, tahun lalu dimana Lapas waktu itu belum memiliki masjid. Tahun ini, kegiatan tersebut bisa dilaksanakan di masjid At Taubah yang baru dibangun.


Maulid Nabi diawali dengan Hadrah sholawat nabi oleh grup Al Musthofa. Penampilan itu membuat peringatan kali ini menunjukkan kesan yang berbeda. Warga Lapas dengan antusias mengikuti sholawat Nabi.


Maulid Nabi Muhammad SAW mengangkat tema Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah SAW dengan penceramah Kyai M. Thohir selaku pimpinan pondok pesantren Nurul Huda Al-Islami.Dalam cermahnya Kyai Thohir memberikan motivasi kepada warga Lapas untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan dan selalu bersabar dalam menjalani cobaan.

"Mengutip hadist Rasulullah Sebaiknya - baiknya Akhlak adalah orang yang baik kepada orang terdekat yaitu keluarganya, orang tua, anak, istri serta kerabatnya saudara atau tetangganya," tutur Kyai Thohir.


Sementara itu, Erwin Siregar selaku Kasi Binadik dan Giatja Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai mewakili  Kalapas mengapresiasi keinginan warga binaan yang ingin membuat kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid ini. "Mereka yang dalam tanda kutip kebanyakan orang-orang yang bermasalah namun masih terpikir ingin melaksanakan kegiatan yang mulia ini," katanya.

Erwin menegaskan, tidak semua warga Lapas itu tidak baik walaupun mereka tinggal di dalam lembaga pemasyarakatan. Belum tentu juga yang di luar sana semua orang baik. "Kita semua bisa jadi baik tergantung bagaimana niat dan hati kita berusaha jadi orang baik," tambahnya.

Karena semangat para warga binaan inilah pihak Lapas mendukung dan memfasilitasinya dengan mengundang kyai agar bisa memberikan ceramah atau nasehat. Dengan harapan, warga binaan Lapas bisa jadi orang yang lebih baik dan bermanfaat di lingkungannya. (mid)