Wapres Saksikan Pelantikan KDEKS Riau, Gubri: Program Ekonomi Syariah Sudah Disusun

Pemprov telah menyusun segala upaya akselerasi pengembangan ekonomi syariah. Program pengembangan ekonomi syariah di Provinsi Riau telah disusun untuk dapat secara maksimal memberikan kontribusi yang signifikan bagi penguatan ekonomi nasional. Khususnya untuk ekonomi  Riau.

Wapres Saksikan Pelantikan KDEKS Riau, Gubri: Program Ekonomi Syariah Sudah Disusun
Pelantikan Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah Provinsi Riau, Kamis (28/8/2022)

RIAUCERDAS.COM - Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Riau dilantik, Kamis (25/8/2022) di Pekanbaru. Istimewanya, pelantikan KDEKS berdasarkan Keputusan Gubernur Riau nomor 1122/VII/2022, tgl 12 Juli 2022 ini disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'aruf Amin.


Struktur komite terdiri dari Gubernur Riau Syamsuar sebagai Ketua, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution sebagai Wakil Ketua dan dan Sekretaris Daerah Provinsi Riau SF Harianto sebagai sekretaris. Sementara, Dr H Saidul Amin MA yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menjabat sebagai Direktur Eksekutif KDEKS. 

Wapres RI KH Ma'ruf Amin selaku Ketua Harian Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS) meminta KDEKS yang sudah dilantik untuk bekerja secara efektif dan berkoordinasi serta berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan. Baik di pusat maupun daerah dalam rangka percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah di Provinsi Riau.


Wapres juga sangat mengapresiasi konsep pemprov yang ingin menjadikan Riau sebagai pusat destinasi dan industri halal. Menurutnya, langkah itu seiring dengan tekad pemerintah RI menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen halal terbesar di dunia di tahun 2024. 


Sementara, Gubernur Riau Syamsuar menegaskan bahwa bersama stakeholder, Pemprov telah menyusun segala upaya akselerasi pengembangan ekonomi syariah. Program pengembangan ekonomi syariah di Provinsi Riau telah disusun untuk dapat secara maksimal memberikan kontribusi yang signifikan bagi penguatan ekonomi nasional. Khususnya untuk ekonomi  Riau.


Gubri juga menyampaikan beberapa agenda utama yang dilakukan Pemprov Riau guna mendukung target itu. Seperti konversi BRK Syariah, menyiapkan zona kuliner halal aman dan sehat, serta pembentukan KDEKS.


Di sektor lain, tengah dibangun creative hub sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif industri halal yang dikelola oleh Badan Riau Creative Network bekerja sama dengan dengan Dinas Pariwisata Riau.


Sementara, seusai dilantik, Dr H Saidul Amin MA menyampaikan bahwa KDEKS adalah perpanjangan tangan dari KNEKS yang berupaya meningkatkan pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah serta menjadikan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia. 


Di sisi lain, KDEKS bertugas mempercepat, memperluas dan memajukan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dalam rangka mendukung ketahanan ekonomi nasional. 


"Intinya, KDEKS harus mampu menjadi think-tank yang merekomendasikan, mengkoordinasikan, sinkronisasi, merumuskan serta mengawasi dan mengevaluasi arah kebijakan ekonomi dan keuangan syariah", jelas Saidul Amin.


Dia mengatakan bahwa sebagai Provinsi ketiga yang memiliki KDEKS, Riau harus bisa menjadi contoh dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Menurutnya, tidak mustahil hal ini dicapai mengingat Riau memiliki potensi luar biasa. 


Ketika ditanya apakah syariahisasi ekonomi dan keuangan ini tidak mengarah pada sektarianisme? Saidul Amin menjawab bahwa hal itu justru sumbangan umat Islam untuk kemajuan bangsa dan negara. Sebab Islam itu adalah rahmatan lil-alamin. (rls)