Sekolah Tatap Muka di Riau Sudah 100 Persen

Meski memberlakukan sekolah tatap muka 100 persen, tapi ada sekolah yang harus menerapkan sistem sif. Dimana jam belajar siswa dibagi dalam sif pagi dan sore. Sif pagi belajar selaam 6 jam dan sore 5 jam. Tiap pekan, jadwal sif ditukar.

Sekolah Tatap Muka di Riau Sudah 100 Persen
Gubernur Riau, Syamsuar meninjau pelaksanaan belaja tatap muka beberapa waktu lalu. Mulai 3 Januari 2022, sekolah tatap muka di Riau berlaku 100 persen. (Foto/Media Center Riau)

DI awal tahun ajaran semester 2, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau menerbitkan kebijakan pelaksanaan Sekolah Tatap Muka (STM) 100 persen. Hanya saja, ada pembagian waktu masuk dengan sistem sif. Bagi yang sif pagi, pembelajaran berlangsung 6 jam. Sementara yang masuk sore selama 5 jam.

Dijelaskan Kepala Disdik Provisi Riau, DR Kamsol, keputusan ini diambil berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tertanggal 21 Desember Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Diterangkan Kamsol, dengan sistem sif ini, maka ada siswa yang masuk pagi dan sore. Dalam setiap pekan, jadwal sif diputar kembali. Siswa yang sebelumnya masuk sore atau sif kedua, masuk sif pertama atau pagi. Begitu pula sebaliknya.

“Kebijakan ini sesuai dengan SKB empat mentri, dan disesuaikan juga dengan kondisi sekolah di Kabupaten Kota. Seluruh siswa juga diwajibkan menjalankan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar, dengan memakai masker, dan tersedianya tempat cuci tangan,” kata Kamsol seperti dilansir dari Media Center Riau, Selasa (4/1/2022).

Saat ini, tambahnya, pemerintah pusat memperpanjang status pandemi Covid-19. Di Provinsi Riau juga masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 dan level 1, sesuai dengan kondisi Covid-19 di kabupaten kota. Dengan status tersebut maka di Riau sudah bisa menerapkan STM 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Kabupaten Kota menyesuaikan dengan kondisi Covid-19 sekarang. Ada yang level 2 dan ada yang level 1 di Riau, ada juga yang menetapkan sekolah tatap muka 100 persen tanpa sif. Tapi dengan kondisi PPKM level satu, dan siswanya sudah vaksin 100 persen, begitu juga dengan kondisi di sekitar sekolah,” tambah mantan Sekda Kepulauan Meranti ini.

Diterangkan dia, vaksinasi bagi peserta didik dan tenaga pendidik di Provinsi Riau masih mencapai 70 persen. Untuk itu pihaknya dalam beberapa hari ke depan akan memberikan imbauan kepada seluruh sekolah mengadakan vaksinasi.


Kamsol berharap, selama STM 100 persen yang berlaku sekarang, sekolah menggencarkan pelaksanaan vaksinasi. Sehingga, selurih guru dan siswa diharap bisa divaksin agar terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. (*)