Polda Riau dan UMRI Gelar Vaksinasi untuk 600 Mahasiswa

Kegiatan vaksinasi yang menyasar mahasiswa itu digelar UMRI dengan menggandeng Polda Riau.

Polda Riau dan UMRI Gelar Vaksinasi untuk 600 Mahasiswa
Seorang mahasiswa UMRI menerima suntik vaksin yamg ditaja pihak kampus bersama Polda Riau, Rabu (1/9/2021) di kampus utama UMRI. (Sumber: Istimewa)


JELANG perkuliahan tatap muka, sebanyak 600 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menerima suntik vaksin Covid-19 dosis pertama, Rabu (1/9/2021). Rencananya, UMRI mulai melakukan perkuliahan tatap muka di awal tahun 2022 mendatang setelah sebelumnya memakai sistem online.


Kegiatan vaksinasi yang menyasar mahasiswa itu digelar UMRI dengan menggandeng Polda Riau. Vaksinasi yang digelar di kampus utama Jalan Tuanku Tambusai tadi juga sempat ditinjau langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan jajarannya. Kapolda juga sempat berbincang dengan sejumlah penerima vaksin.


Seorang mahasiswi UMRI, Azeta berterimakasih kepada Polda dan pihak kampus dengan program vaksinasi ini. Lewat program ini, Azeta dan mahasiswa lainnya jadi lebih mudah mendapatkan vaksin Covid-19.


Menurutnya, mahasiswa berharap perkuliahan tatap muka bisa segera dilaksanakan. Untuk itu, Polda Riau diharap mau melaksanakan vaksinasi gelombang kedua di UMRI.


Sebelumnya, vaksinasi Covid-19 juga pernah dilakukan pihak UMRI dengan sasaran para dosen dan tenaga kependidikan. Termasuk para pegawai yang bekerja di kampus di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah tersebut.


"Vaksinasi ke kampus-kampus merupakan salah satu upaya Polda Riau dalam menyukseskan percepatan program vaksinasi di Riau yang saat ini masih berada di angka 20 persen," tutur Kapolda. Lewat program ini, maka mahasiswa lebih mudah dan cepat mendapat vaksin.


Dia berharap, melalui kegiatan vaksinasi ini, pelaksanaan kuliah tatap muka di UMRI bisa segera dilakukan jika sewaktu-waktu status Kota Pekanbaru turun ke pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3.


Kapolda yakin mahasiswa UMRI sudah rindu dengan kuliah tatap muka. Karena itu, vaksinasi merupakan upaya dan ikhtiar bersama agar terhindar dari paparan Covid-19 yang saat ini angka kematiannya masih cukup tinggi. 


"Meski saat ini Kota Pekanbaru masih menerapkan PPKM Level 4 hingga tanggal 6 September mendatang, kita berharap levelnya bisa turun seiring dengan menurunnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Kapolda.


Rektor UMRI, DR Mubarak M.Si yang juga hadir bersama Kapolda menjelaskan bahwa vaksinasi bagi dosen dan tenaga kependidikan UMRI sudah hampir mencapai 100 persen. Untuk mempersiapkan perkuliahan tatap muka, maka UMRI memfasilitasi digelarnya vaksinasi untuk mahasiswa.


Ditargetkan, 70 persen dari jumlah total  7.000 mahasiswa UMRI sudah menerima vaksin Covid-19. Dengan harapan, akan tercipta herd immunity di lingkungan kampus ketika proses perkuliahan tatap muka digelar nanti. (*)