Pendaftaran Ujian Mandiri Masuk PTN Sudah Dibuka, Ini Syaratnya

Ada 338 program studi kelompok Saintek yang ikut serta dalam SMM PTN-Barat. Sementara, untuk kelompok Soshum ada 237 Prodi.

Pendaftaran Ujian Mandiri Masuk PTN Sudah Dibuka, Ini Syaratnya
Suasana pelaksanaan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMM PTN-Barat) di Universitas Riau beberapa waktu lalu. (Sumber: Humas UNRI)

Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2021 tentang mekanisme masuk Perguruan Tinggi Negeri ( PTN ) telah diluncurkan, Senin (17/5/2021). Peluncuran itu dilakukan oleh Panitia Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMM PTN-Barat).


Ada 17 perguruan tinggi negeri yang mengikuti SMM PTN-Barat tersebut. Sebanyak 17 PTN ini tergabung di bawah Badan Kerja Sama (BKS) PTN Indonesia Wilayah Barat. 


Dijelaskan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau (UNRI) Prof Dr M Nur Mustafa MPd, Selasa (18/5), ada tambahan satu perguruan tinggi yang ikut SMM PTN-Barat tahun ini.  Dia berharap, ke depan, semakin banyak lagi yang bergabung.


Dijelaskan M Nur, tahun ini, ada 338 program studi kelompok Saintek yang ikut serta dalam SMM PTN-Barat. Sementara, untuk kelompok Soshum ada 237 Prodi. Sementara, kuota yang diterima dalam proses pendaftaran mandiri tahun ini sebanyak 7.601 untuk prodi Saintek dan 6.889 untuk prodi Soshum. Calon pendaftar merupakan lulusan 2019, 2020, dan 2021. 


Untuk ikut serta, biaya pendaftaran ujian mandiri sebesar Rp350 ribu dan berlaku untuk seluruh PTN. M Nur menegaskan, uang pendaftaran ini bersifat mutlak dan tidak ada pengembalian jika peserta tak melanjutkan pendaftaran hingga ke tahap seleksi. 


“Pembayaran pendaftaran ujian mandiri ini, dapat dilakukan melalui bank mitra yang telah di tetapkan panitia SMM PTN-Barat antara lain, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI),” kata M Nur.

Sementara itu, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNRI, Azhar Kasymi menjelaskan bahwa metode ujian yang digunakan pada tahun ini sudah mengikuti model UTBK- SBMPTN yaitu Computer Assited Test (CAT). 


“Keuntungan dari ujian CAT ini hasil ujian dapat diketahui dengan cepat karena sistem komputer yang digunakan tersentralisasi dan lebih menjamin kepastian lulusan,” kata dia.


Peserta ujian, tambahnya maksimal bisa memilih dua Prodi pada satu PTN atau PTN yang berbeda. Peserta yang mendaftar dan ikut ujian tidak harus pada PTN yang dipilih tetapi boleh di PTN lain dari 17 PTN yang tergabung di dalam SMM PTN-Barat. 


Sementara, materi ujian yang akan diberikan antara lain, Saintek dengan materi ujian TPS dan TKA meliputi matematika saintek, fisika, kimia, dan biologi.


Sedangkan materi ujian kelompok Soshum TPS dan TKA meliputi geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi. 


Dijelaskan Azhar, pendaftaran dimulai tanggal 17 Mei 2021 hingga 21 Juni 2021 dengan pelaksanaan UTBK SMM PTN-Barat pada tanggal 28 Juni 2021 hingga 7 Juli 2021 dan penggumuman pada tanggal 14 Juli 2021.


Meskipun terlihat bahwa jadwal pendaftaran cukup panjang, para peserta sudah bisa mendaftar pada awal waktu untuk menghindari terjadinya down system akibat adanya penumpukan pendaftaran pada hari-hari terakhir serta untuk mengantisipasi gagal bayar di ATM bank-bank mitra. (rls)