LAZ Swadaya Ummah Dorong Siswa Hargai Pahlawan Lewat Dongeng

Ada banyak manfaat yang dapat disampaikan melalui dongeng. Seperti mengedukasi siswa agar sejak dini menghargai jasa para pahlawan. Terutama kedua orang tua dan guru mereka. 

LAZ Swadaya Ummah Dorong Siswa Hargai Pahlawan Lewat Dongeng
Para siswa tengah mendengarkan acara mendongeng yang digelar oleh LAZ Swadaya Ummah, Kamis (27/10/2022)

RIAUCERDAS.COM - Swadaya Ummah yang merupakan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Pekanbaru menyelenggarakan acara dongeng di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 di Jalan Nila Gang Az Limbungan, Rumbai, Kamis (27/10/2022). 


Acara yang ditaja dalam rangka bulan bahasa dan hari sumpah pemuda ini merupakan langkah Swadaya Ummah memperkenalkan jasa para pahlawan kepada siswa SD melalui dongeng. Swadaya Ummah menggandeng pendongeng Riau, Kak Jojon untuk mensukseskan acara ini. 


"Tujuan kegiatan ini sebagai bentuk motivasi kepada para siswa tingkat dasar agar lebih menghargai jasa para pahlawan," ujar Koordinator Dongeng Peduli Swadaya Ummah, Wira Hadi. 


Menurut dia, ada banyak manfaat yang dapat disampaikan melalui dongeng. Seperti mengedukasi siswa agar sejak dini menghargai jasa para pahlawan. Terutama kedua orang tua dan guru mereka. 


"Sebab kami sadar, bahwa adab kepada orang-orang yang berjasa termasuk akhlak yang utama," ujar Wira sembari menyebut bahwa kegiatan serupa akan digelar secara bertahap di 40 sekolah.


"Jadi hingga saat ini dongeng yang sudah digelar yakni 34 sekolah. Sedangkan sisanya akan terus kita gelar dan bahkan bisa lebih dari yang direncanakan,"papar Wira. 


Selain SDN149 Pekanbaru, sekolah yang menjadi tempat pelaksanaan mendongeng adalah SD IT Annisa Pekanbaru, TK Al Fattah Pekkanbaru, SDN MQRES Kubang, SD Mifftahul Iman, TK Al Azhar, SDIT Diniyah Pekanbaru, RA Salamadani, TK Islam Masjid Raya dan SDN 003 Perambahan.


Kemudian TK Arsyad Islamic School, SDIT Arsyad Islamic School, TK Al Ulum, SDN 68 Sukajadi, SD 113 Pekanbaru, RQ At Taysir VBA, MI Muhammadiah 2 Rumbai, TKIT Annisa, TK Syekh At Tamimi, TK Bayangkari 3, SDIT Fatimah, SD 111 Kualu, SDN 115 Pekanbaru, TK Islam Al Karimah, dan TK FKIP UR.


Selanjutnya, di SDN 88 Pekanbaru, TK Titania , Min 3 Pekanbaru, TK Bunayya 2 , TK Ibnu Kids , TK Assyams, SDIT Esa unggul, SDN 108 Pekanbaru dan SDN 76 Pekanbaru. 


Selain menanamkan rasa hormat dan adab, lewat dongeng diharapkan bisa membuat anak peduli. Di samping itu, mendorong pihak sekolah mengajarkan empati dan kepedulian para siswa sedini mungkin tentang kemanusiaan, sosial dan tenggang rasa. 


“Alhamdulillah, siswa sangat senang dengan kegiatan ini. Banyak di antara mereka bertanya kapan kami datang kembali? Tentu ini sesuatu yang harus bagi kami. Ternyata dongeng sangat diminati oleh para siswa," ujar Wira.


Karenanya, Swadaya Ummah ingin menjadikan dongeng ini sebagai media pendidikan karakter pada siswa. Termasuk menjadi media untuk memotivasi dan mendorong tenggang rasa dalam diri setiap anak.


Sementara itu, Kepala Sekolah MI Muhammadiyah 2 Pekanbaru, Rini Eka Putri, S.Pd, mengapresiasi acara yang digelar Swadaya Ummah. Dia berharap kegiatan ini memberikan pembelajaran bagi siswa bagaimana cara menghargai. Khusus bagi mereka yang telah berjasa dan dianggap pahlawan. 


“Selain dongeng ini, kita juga berharap LAZ Swadaya Ummah bisa membantu para siswa dan siswi yang terkendala sekolah karena keterbatasan biaya sekolah. Sehingga dengan kegiatan ini, Diharapkan menjadi solusi bagi siswa dan siswi yatim-dhuafa yang kurang mampu untuk terus melanjutkan wajib belajar 9 tahunnya," kata Rini. (rls)