Lawan Berita Hoax Pemilu 2024 Lebih Dini, Sejumlah Elemen Deklarasi Bersama di Dumai

Inisiatif deklarasi ini datang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau dan Polda Riau bersama Asosiasi Perusahaan Pers, organisasi wartawan konstituen Dewan Pers, dan sejumlah komunitas.Seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI). Juga ikut Relawan Teknologi Informasi Komunikasi RTIK, Teratak Literasi, Polres Dumai, dan Bawaslu.

Lawan Berita Hoax Pemilu 2024 Lebih Dini, Sejumlah Elemen Deklarasi Bersama di Dumai
Deklarasi Bersama untuk mengantisipasi berita hoax, ujaran kebencian, dan politisasi SARA di Provinsi Riau. Penandatanganan deklarasi ini dimulai dari Kota Dumai, Selasa (9/11/2021).
Lawan Berita Hoax Pemilu 2024 Lebih Dini, Sejumlah Elemen Deklarasi Bersama di Dumai

SEJUMLAH elemen melakukan deklarasi bersama untuk mengantisipasi berita hoax, ujaran kebencian, dan politisasi SARA di Provinsi Riau. Penandatanganan deklarasi ini dimulai dari Kota Dumai, Selasa (9/11/2021).

Inisiatif deklarasi ini datang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau dan Polda Riau bersama Asosiasi Perusahaan Pers, organisasi wartawan konstituen Dewan Pers, dan sejumlah komunitas.Seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI). Juga ikut Relawan Teknologi Informasi Komunikasi RTIK, Teratak Literasi, Polres Dumai, dan Bawaslu.

Meski Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih lama, upaya bersama untuk menangkal penyebaran informasi dan berita hoax di kalangan masyarakat sangat diperlukan.

Belajar dari Pemilu 2019 banyak sekali berita hoax untuk menjatuhkan lawan politik secara tidak sehat. Untuk mengantisipasi itu diperlukan kolaborasi bersama agar berita hoax tidak menjadi polemik ke simpang siuran informasi.


Direktur Intelkam Polda Riau, Kombes Pol Aris Prasetyo Indaryanto diwakili Kasubdit Politik Direktorat Intelkam Bainar SH MH, menyebutkan, deklarasi bertujuan agar agenda politik di Riau 2024 berjalan lancar dan aman. Tidak ada lagi berita yang menyesatkan atau berita hoax.

Masyarakat diminta tidak sembarangan lagi mengunduh dan membagikan berita-berita di media. “Ini penting, agar proses agenda politik nanti bisa berjalan baik dan tidak ada gesekan di level horizontal,” katanya.


Sementara, Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Riau Nugroho Noto Susanto mengatakan, deklarasi ini baru sebagai awal dan pemanasan menjelang agenda dan tahapan pemilu berjalan. Tahun 2022, kata dia, gerakan ini akan lebih massif lagi.


“Tujuannya agar proses demokrasi di Riau, khususnya akan berjalan secara baik dan tidak dikotori oleh berita hoax,” ujar Nugie, pangilan akrab Nugroho Noto Susanto.


KPU Riau berterima kasih kepada asosiasi perusahaan media dan organisasi wartawan serta komunitas yang terlibat. Untuk diketahui, bahwa perusahaan media dan wartawan yang ikut di sini, jelas Nugie, adalah semuanya sudah diverifikasi oleh Dewan Pers.


“Ini penting tidak saja bagi aparat di Polda Riau, tetapi juga bagi KPU se-Riau. Makanya diperlukan kolaborasi kita untuk mengemban tugas ini secara benar,” tegas Nugie.


Sebelum pembacaan dan penandatanganan deklarasi, masing-masing deklarator diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan. Mereka secara tegas menyatakan, bersama-sama melawan hoax.


Ketua RTIK Ary Sandi sangat mendukung dengan deklarasi tersebut karena sejalan dengan program kerjanya yang selalu mengadakan literasi dan kampanye mengenai bahaya berita hoax dan cerdas dalam bermedia sosial.

"Berita Hoax akan mudah tersebar dengan cepat melalui media sosial untuk itu kami mengambil peran untuk selalu mensosialisasikan bahaya dan akibatnya berita hoax di kalangan masyarakat dan lingkungan pendidikan untuk selalu berhati-hati dalam menerima berita atau informasi perlu adanya filter dan ketelitian darimana sumber beritanya," tuturnya.


Ketua AMSI Riau Ahmad S Udi menyatakan dukungannya atas inisiasi deklarasi tersebut. Menurutnya, langkah seperti ini bisa menyehatkan ekosistem media di Riau. Ahmad secara tegas mengajak semua pihak bersama-sama menolak berita hoax beredar.


Pembacaan deklarasi dipandu Ketua AMSI Riau, dan diikuti semua peserta. Setelah itu, semua deklarator menandatangani naskah deklarasi yang sudah dibuatkan khusus. Naskah deklarasi ini menjadi sejarah, Riau siap menghadapi Pemilu 2024 dan bebas dari berita hoax. (rls)