JOSS! Mahasiswa UNRI Bikin Skincare dari Buah Sentul. Bisa Bikin Cerah Wajah

Berdasarkan hasil uji laboratorium, produk ini bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya sehingga aman digunakan untuk semua kalangan. Baik wanita, pria, ibu hamil, dan ibu menyusui.

JOSS! Mahasiswa UNRI Bikin Skincare dari Buah Sentul. Bisa Bikin Cerah Wajah
Mahasiswa Universitas Riau yang berhasil membuat produk skincare berbahan buah sentul. (Sumber: Humas UNRI)

DIBANDING durian atau rambutan, sebagian orang mungkin masih asing dengan buah sentul. Di Indonesia, buah yang bentuknya mirip manggis ini memang dikenal dengan banyak nama. Ada yang mengenalnya dengan kecapi, ketuat, atau santor.  

Namun, rasa buah bernama ilmiah sandoricum koetjape yang cenderung asam membuat sebagian kalangan kurang menyukainya. Padahal, buah sentul layak dijadikan alternatif sumber vitamin C yang berguna untuk menjaga daya tahan tubuh.

Di kampus Universitas Riau (UNRI), buah sentul mudah didapati. Namun, tidak terlalu banyak termanfaatkan. Melihat kondisi itu, lima mahasiswa UNRI justru membuat terobosan besar. Mereka membuat gel masker wajah berbahan dasar buah sentul.


 
Kelima mahasiswa itu adalah Nurul Izazah selaku ketua tim beserta Saskia Eka Putri, Melyana Dwi Safitri, Pamaya Septia Deila Monica, dan Vinndi Azriel Akbar. Mereka merupakan mahasiswa jurusan biologi, kimia, manajemen dan kedokteran di UNRI.

SENCARE, masker wajah berbahan buah sentul karya mahasiswa UNRI.

“Inovasi ini dan tim terinspirasi dari banyaknya buah Sentul berserakan dan tidak termanfaatkan. Selanjutnya mereka mencari tahu mengenai buah lokal yang masih jarang dimanfaatkan sebagai produk skincare oleh masyarakat,” ungkap Nurul Izazah, Senin (25/10/2021).

Nurul menuturkan, bahan produksi skincare lokal ini mudah didapatkan. Hal itu menjadi peluang yang sangat baik untuk membuat produk lokal dalam negeri yang tentunya berkualitas. 

“Melihat potensi dan banyaknya pohon sentul di kawasan kampus UNRI yang belum termanfaatkan ini, akhirnya saya bersama empat orang teman berfikir untuk memafaatkan buah sentul sebagai bahan pengembangan tersebut,” terang Nurul.

Bersama dosen Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA UNRI), Dr Mayta Novaliza Isda MSi, tim ini berhasil mengolah buah sentul menjadi gel masker wajah kaya antioksidan.

Masker wajah alami itu dinamakan Sentul Natural Skincare “SENCARE”. Berdasarkan hasil uji laboratorium, produk ini bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya sehingga aman digunakan untuk semua kalangan. Baik wanita, pria, ibu hamil, dan ibu menyusui.

BACA JUGA: Mantap, Mahasiswa UMRI Bikin Sabun Cegah Covid-19 dari Kulit Nanas

Produk ini juga efektif menjadi masker wajah alami yang kaya antioksidan yang dapat digunakan setiap hari untuk mencerahkan wajah, mengatasi jerawat, melembabkan kulit, memperbaiki skin barrier dan menangkal radikal bebas.

SENCARE sebagai masker wajah alami memiliki tekktur berbentu gel yang kenyaldan padat, memiliki warna orange kecoklatan, dan memiliki bau yang khas menyerupai aroma kaya vitamin C, dan memiliki pH 5.3 sesuai dengan pH kulit manusia sehingga aman digunakan untuk semua jenis kulit.

“Selain buah Sentul, skincare ini juga menambahkan ekstrak daun teh hijau dan daun pegagan. Melihat peluang ini tim telah mencoba memasarkan produk. Melihat perkembangannya skincare ini juga telah memperoleh NIB (Nomor Induk Berusaha), IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil), dan mendaftarkan produk halal MUI (Majelis Ulama Indonesia), sedangkan pengurusan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sedang dalam proses,” jelas Nurul.

Untuk mengenalkan dan mengangkat produk dalam negeri, tim SENCARE membawa karya ini ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang akan diselenggarakan di Universitas Sumatera Utara (USU) 26-30 Oktober 2021 mendatang, ungkapnya.

“Semoga semakin banyak yang memakai produk dalam negeri sehingga dapat berdampak pada kemajuan ekonomi Indonesia. Terlebih Indonesia memiliki pemuda-pemudi yang banyak ide. Tentunya produk yang dihasilkan juga beragam,” harapan Nurul bersama tim. (rls)