Gempa Cianjur: Posko SARMMI Pindah ke Dusun Cieseupan yang Minim Terima Bantuan

Penanganan korban gempa bumi di Cianjur hingga kini masih berlangsung. Termasuk dilakukan oleh SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) yang kini memilih memindahkan posko ke Dusun Cieseupan yang minim terima bantuan.

Gempa Cianjur: Posko SARMMI Pindah ke Dusun Cieseupan yang Minim Terima Bantuan
Anggota SARMMI yang membantu korban gempa bumi di Cianjur berkumpul jelang pemindahan posko. Mulai 29 November, posko dipindah ke dusun yang minim terima bantuan.

RIAUCERDAS.COM – Setelah tujuh hari mengelola posko kemanusiaan guna membantu korban gempa di Kampung Cijoho, Desa Jambu Dipa, Warungkondang, para relawan yang bergabung di Posko Kemanusiaan SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia) memindahkan posko mereka ke Dusun Cieseupan yang berada di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. Cianjur. 


Pemindahan posko dilakukan pada Selasa (29/11/2022) sore lalu. Ketua Umum SARMMI, Handi Abdullah Muflih dalam rilisnya, Jumat (2/12/2022) menjelaskan bahwa posko dipindah karena bantuan yang masuk Dusun Cieseupan masih minim. Sementara warga Dusun Cieseupan yang menjadi korban gempa jumlahnya banyak.


“Kami perihatin dengan kondisi warga Dusun Cieseupan. Karena itulah relawan yang bergabung di Posko Kemanusiaan SARMMI pindah ke sana,” jelas Handi.


Senada dengan Handi, kepala Dusun Cieseupan Ishak Wahyudin mengungkap aliran bantuan yang masuk ke desanya sejak hari pertama gempa tidak banyak. Padahal warga sangat membutuhkannya. Terutama warga yang masih mengungsi di sawah. Sebagian dari mereka termasuk kelompok rentan.


Minimnya bantuan yang masuk ke Dusun Cieseupan, kata Ishak Wahyudin bisa jadi karena para relawan lebih tertarik membantu desa korban gempa yang “terkenal” lantaran sering disorot media. Dusun Cieseupan menjadi luput dari perhatian.


“Karena relawan banyak yang ke sana, dusun Cieseupan seolah terlupakan. Akibatnya bantuan yang masuk ke dusun kami menjadi minim,” katanya.


Di Dusun Cieseupan para relawan yang mengelola Posko Kemanusiaan SARMMI akan membantu warga merobohkan rumah. Membuat hunian darurat. Memberikan bantuan medis. Melakukan pemutahiran data warga. Distribusi kebutuhan dasar pengungsi. Membuat dapur umum. Siaga SAR 24 jam.


Relawan juga mengadakan psikososial untuk anak-anak. Di samping itu, mereka akan menyelenggarakan sekolah darurat dan TPA darurat serta memberi edukasi terkait kebencanaan.


Posko Kemanusiaan SARMMI di Dusun Cieseupan diinisiasi oleh relawan Mapala Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Ahyar Stone bersama lima relawan Sapta Pala SMAN 7 Jakarta. Yakni, Adi Nugroho, Muhammad Lutfi Altito, Muhammad Rizki Vijay, Diky Julian. (rls)