Dua Dosen UNRI Ini Raih Program Kerja Sama Riset di Amerika

Dr Ing Lazuardi dan Dr Zetra Hainul Putra dosen Universitas Riau (UNRI) terpilih mengikuti program prestige Fulbright Visiting Scholar (FVS) 2022 di Amerika Serikat.

Dua Dosen UNRI Ini Raih Program Kerja Sama Riset di Amerika
Dr Ing Lazuardi. (sumber: Humas UNRI)

RIAUCERDAS.COM - Dr Ing Lazuardi dan Dr Zetra Hainul Putra dosen Universitas Riau (UNRI) terpilih mengikuti program prestige Fulbright Visiting Scholar (FVS) 2022 di Amerika Serikat. Program FVSP adalah program yang diperuntukkan bagi para doktor atau profesor internasional untuk menjalin kerja sama riset, melakukan kolaborasi, dan memberi kuliah di perguruan tinggi Amerika untuk periode paling lama enam bulan.


“Pengalaman berada di institusi riset terkemuka Amerika akan membantu meningkatkan kualitas penelitian dan memungkinkan untuk share informasi dengan para pakar. Nanti di sana saya akan melakukan penelitian tentang Biosensor untuk aplikasi medis, sains, dan lingkungan,” ujar dosen FMIPA UNRI ini, Kamis (25/8/2022).


“Saya sangat tertarik untuk memperluas kerja sama dalam hal akademik ini, apalagi dengan memperluas ke kancah internasional. Tentunya ini akan membawa banyak manfaat terutama dalam pengembangan bidang keilmuan yang saat ini saya geluti,” tambah Lazuardi.


Lazuardi akan melaksanakan program di University of California, Riverside. Lazuardi merupakan dosen senior di UNRI. Ia meraih gelar sarjana dari UNRI, gelar master dari Institut Teknologi Bandung, keduanya dalam bidang Fisika. Sementara, gelar PhD dalam instrumentasi sensor dari Universität der Bundeswehr Muenchen, Jerman.


Sementara, Dr Zetra Hainul Putra juga terpilih mengikuti program yang sama. Zetra dosen dan peneliti bidang didaktik matematika di Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), S2 Pendidikan Dasar, dan S3 Pendidikan.

Dr Zetra Hainul Putra


“Untuk aktifitas akademik yang akan saya laksanakan adalah meneliti terkait pendidikan Matematika bagi guru di Pennsylvania State University. Lebih spesifiknya adalah terkait tentang penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika selama pandemi: Studi perbandingan pendidikan guru Indonesia dan Amerika,” jelas Zetra.


“Penelitian yang akan saya lakukan ini tentunya dapat menjadi referensi tentunya dalam bidang keilmuan yang terkait. Keinginan kita, ada pengembangan mungkin nantinya dalam aspek kolaborasi penelitian, kerja sama riset, maupun sharing keilmuan, dan sebagainya,” terang Zetra.


Dia akan melaksanakan program di Pennsylvania State University. Zetra merupakan dosen dan peneliti bidang didaktik matematika. Ia menyelesaikan studi sarjana Matematika di UNRI, Magister Pendidikan Matematika di Universitas Sriwijaya berkolaborasi dengan Utrecht University dan Program Doktor di University of Copenhagen, Denmark.


Untuk masa pelaksanaan program, Dr Ing Lazuardi akan dimulai pada 7 September sampai dengan 7 Desember 2022, sementara Dr Zetra Hainul Putra mulai 1 September 2022 sampai dengan 28 Februari 2023. (rls)