Berkat Karya Siswa SMK Ini, Warga 5 Desa Dapat Nikmati Internet Murah

Dengan layanan internet Smakaw(dot)net dari SMK Attaqwa, masyarakat bisa akrab dengan akses internet rumahan. Harganya juga terjangkau, hanya sekitar Rp 150-200 ribu per bulan yang bisa dimanfaatkan untuk seisi rumah.

Berkat Karya Siswa SMK Ini, Warga 5 Desa Dapat Nikmati Internet Murah
Siswa SMK Attaqwa membuka layanan internet yang terjangkau dari Smakaw[dot]net, sebuah mini internet service provider (ISP). (Sumber: Kemdikbud.go.id)

RIAUCERDAS.COM - SMK Attaqwa 03 Babelan, Bekasi, Jawa Barat mengembangkan layanan internet yang terjangkau dari Smakaw[dot]net. Dengan layanan itu,  sedikitnya lima desa di sekitar sekolah kini bisa menikmati sebuah mini internet service provider (ISP).  


Sejak tahun 2021, SMK Attaqwa berstatus SMK Pusat Keunggulan (PK). Sekolah ini berlokasi di RT 04/04, Desa Kedaungjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.  


Sebelumnya, SMK ini tercatat sebagai SMK Pusat Keunggulan (Center of Excellence/CoE). Bidang keunggulan di SMK tersebut adalah Teknik Komputer Jaringan (TKJ).


Imbas dari kedua program tersebut rupanya sangat berdampak bagi sekolah dan masyarakat sekitar. Di sekolah, hal tersebut bisa dilihat dari ruang praktik teknik komputer jaringan yang begitu nyaman. 


Ruangannya dilengkapi pendingin udara, meja dan kursi di tata melingkar yang memudahkan siswa untuk saling berdiskusi. Adapun komputer dan sejumlah perangkat lain untuk praktik siswa juga sudah sesuai standar industri.


"Imbas dari adanya program CoE kemudian berlanjut ke SMK PK, memang benar-benar sangat dirasakan oleh para siswa kami di sini," ujar Wakil Kepala SMK Attaqwa 03 Babelan, Arif Surahman beberapa waktu lalu.


Dikutip dari situs Kemdikbud, Arif menjelaskan bahwa siswa bisa lebih mengeksplorasi passion dan kompetensi mereka. "Mereka bisa praktik dengan satu anak satu komputer, tidak seperti dahulu harus bergantian,” kata Arif. 


 Dampak nyata dari program SMK Pusat Keunggulan tersebut rupanya tidak hanya dirasakan warga sekolah saja, tetapi juga masyarakat yang secara tidak langsung turut merasakan manfaat dari program Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek tersebut.


Betapa tidak, masyarakat yang semua tak kenal fasilitas komunikasi data tanpa kabel (Wireless Fidelity atau WiFi) di rumah, mulai sekarang masyarakat bisa akrab dengan akses internet rumahan. Harganya juga terjangkau, hanya sekitar Rp 150-200 ribu per bulan yang bisa dimanfaatkan untuk seisi rumah.


Bahkan, layanan internet yang ditawarkan oleh SMK Attaqwa melalui Smakaw[dot]net tersebut, telah menginspirasi warga untuk membuka usaha. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Marulah, warga RT04/03, Desa Kedungjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.


"Dulu kami harus bentar-bentar isi pulsa untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) anak-anak. Sekarang setelah ada Smakaw[dot]net dari SMK Attaqwa, kami bisa menikmati internet sepanjang hari dengan harga terjangkau. Bisa buka usaha juga," kata Marulah.


Marulah merupakan salah satu pelanggan setia Smakaw[dot]net. Ia mulai berlangganan sejak 1,5 tahun lalu. Sambungannya langsung dari menara yang ada di SMK Attaqwa yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari rumahnya.


Tidak hanya menjadi pelanggan, belakangan Marulah juga membuka usaha berupa voucher internet yang dijual kepada warga sekitar rumahnya. Voucernya beragam, mulai dari Rp 5.000 untuk tiga jam, Rp 7.000 untuk tujuh jam, hingga Rp 10.000 untuk 12 jam.


“Alhamdulillah, bisa untuk tambahan uang jajan anak. Anak-anak juga sudah bisa kapan saja mengakses internet untuk belajar mereka,” kata Marulah yang berharap jangkauan Smakaw[dot]net bisa lebih luas lagi. (*)