Belajar dari Nuraini, Si Seniman Kaligrafi Kampung Tanjung Kuras

Nuraini seorang seniman kaligrafi dari kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak yang sedang  mengikuti pameran dalam acara ICCF (Indonesia Creative Cities Festival) bersamaan dengan event Kenduri Riau.

Belajar dari Nuraini, Si Seniman Kaligrafi Kampung Tanjung Kuras
Foto headshoot Nuraini dan karyanya yang berjudul "Arrahmaan".
Belajar dari Nuraini, Si Seniman Kaligrafi Kampung Tanjung Kuras

Nuraini seorang seniman kaligrafi dari kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak yang sedang  mengikuti pameran dalam acara ICCF (Indonesia Creative Cities Festival) bersamaan dengan event Kenduri Riau. Acara ini berlangsung dari tanggal 26-29 November 2021 di Taman Rekreasi Alam Mayang.

Dalam acara ini, Nuraini memamerkan karya terbaiknya lukisan kaligrafi yang berjudul "Arrahmaan". Menurut Nuraini, surah Arrahmaan ini sengaja di ambil sebagai transformasi ide penciptaan karya dalam kaligrafi lukis karena di dalam kandungan surah Arrahman terdapat kenikmatan yang luar biasa yang Allah berikan.

Karya yang dibuat dengan aliran lebih ke expresionis ini menurut Nuraini mempunyai alasan yaitu untuk memberikan semangat dan motivasi kepada seniman dan teman-teman lainnya untuk berkarya kaligrafi. Dimana, karya kaligrafi bisa juga untuk dipajang di pameran. Walaupun di Riau, karya kaligrafi belum booming. Ajang pameran pada umumnya diisi oleh karya realis. 

"Kaligrafi sendiri pada dasarnya hubungannya sudah erat dengan kebudayaan kita. Khususnya masyarakat Riau. Yaitu tulisan aksara Arab Melayu. Kenapa tidak dikembangkan menjadi sebuah karya kaligrafi," kata Nuraini.

Karya yang diikutsertakan dalam pameran ini sebelumya telah melalui proses kuratorial yang ketat dari panitia. Dari hasil kuratorial terdapat 24 karya yang layak untuk diikutsertakan dalam pameran ini. Pameran karya seni rupa ini diikuti 24 orang perupa di Riau dengan masing-masing pewakilan 2 orang dari setiap kabupaten kota di Riau.

Dari masing-masing peserta menampilkan karya seni rupa ada karya seni lukis, kriya, kaligrafi dan seni instalasi. Untuk kaligrafi sendiri hanya ada empat karya. Salah satunya karya dari Nuraini.

Ini merupakan pengalaman ketiga karya-karya Nuraini ikut serta dalam pameran atau event provinsi. Namun, tidak itu saja. Karya Nuraini juga pernah ikut dalam ajang pameran kaligrafi se Asia  yang diselenggarakan oleh Islamic Art Exhibition secara virtual mengangkat tema The Power Of Ka'bah yang dilaksanakan dari tanggal 17 Oktober-17 November. 

Ke depanya juga telah dilakukan persiapan untuk pameran lokal di kampungnya sendiri di Tanjung Kuras dalam acara peluncuruan wisata Beting Selayang yang dilaksanakan di sekitar pertengahan bulan Desember 2021.  

Sementara, acara pembukaan ICCF kemarin turut hadir Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Riau, Syamsuar, Kapolda Riau, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Menteri Koperasi UKM Teten Masduki, Wamen Parekraf Angela Tanusudibjo, Staf Khusus Presiden Putri Tanjung, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Jabar Ridwan Kamil beserta 13 bupati/wali kota yang tergabung dalam jaringan kota kreatif dan 200 orang pelaku ekonomi kreatif dari seluruh Indonesia.

Erick Thohir dan Syamsuar menyempatkan diri untuk mengunjungi stand pameran seni rupa. Bahkan Erick Thohir juga mendapatkan cinderamata lukisan wajahnya dari seniman Siak, Yogi Suganda pelukis tuna rungu.   

Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan. Seperti, lomba memasak, lomba Celoteh (Stand Up Comedy), lomba tari kreasi Melayu, lomba musik Melayu kreatif dan Malam Puncak Bujang Dara Riau 2021. (*)