Apa Itu IJAB, Tawaran UIR Bagi Indonesia

IJAB adalah tawaran nilai-nilai utama UIR kepada Indonesia. Sekaligus  menjadi penegasan positioning UIR sebagai Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Takwa sesuai Visi UIR tahun 2041.

Apa Itu IJAB, Tawaran UIR Bagi Indonesia
Pelaksanaa Focus Group Discussion membahas penyusunan nilai nilai utama UIR 20 tahun ke depan, Selasa (11/1/2022).

UNIVERSITAS Islam Riau (UIR)  melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) membahas penyusunan nilai nilai utama UIR 20 tahun ke depan, Selasa (11/1/2022). Sejumlah pejabat selingkungan UIR, civitas akademika hadir dalam,FGD yang diselenggarakan secara hybrid ini.


FGD yang ditaja oleh Tim penyusun Rancangan Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (Renstra) UIR yang diketuai Prof Dr H Thamrin S SH M Hum ini menawarkan konsep IJAB yang dipaparkan oleh Direktur Direktorat Dakwah Islam Kampus (DDIK), Dr Anton Afrizal Chandra SAg MSi.


FGD ini dibuka langsung oleh Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL yang sekaligus bertindak sebagai salah satu narasumber pembanding.
"Hasil dari brainstorming yang telah dibicarakan sebelumnya dengan tim penyusun di harapkan agar nilai-nilai utama keislaman harus menjadi unsur yang penting dan harus ditetapkan," tutur Rektor.


Menurut dia, nilai-nilai yang dirumuskan ini menjadi rujukan. Sehingga kepada pengajar, yang bekerja ataupun khalayak di UIR dan sekitarnya bisa paham dan dapat mengaplilasikan nilai-nilai tersebut.


Jalannya FGD dipandu oleh moderator Dr H Rahyunir Rauf MSi. Dalam paparannya, Direktur DDIK UIR menyampaikan tiga poin nilai-nilai utama yang dirumuskan. Pada hakikatnya mengandung prinsip-prinsip hidup dan ajaran tentang bagaimana sebenarnya manusia itu melaksanakan dan menjalankan kehidupannya di dunia yang bersumber dari Alquran dan As-sunnah. Tiga poin tersebut adalah Keikhlasan, Kejujuran-Amanah serta Kebaikan. 


IJAB adalah tawaran nilai-nilai utama UIR kepada Indonesia. Sekaligus  menjadi penegasan positioning UIR sebagai Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Takwa sesuai Visi UIR tahun 2041. 


Abstraksi IJAB sebagai nilai baru, akan dengan segera disosialisasikan kepada seluruh elemen UIR dan menjadi semangat baru yang segera menjadi nilai utama keislaman seluruh civitas akademika.


Nilai-nilai tersebut terus bergerak menuju Indonesia yang akan dibawa oleh delegasi UIR pada forum-forum berskala nasional maupun internasional.


Dalam kesempatan yang sama Dr Anton selaku pemapar makalah hasil diskusi juga menjelaskan secara terperinci mengenai nilai yang dapat diadaptasi dari ketiga poin yang telah dirumuskan. 


Contohnya dalam keikhlasan diharapkan para civitas akademika, dosen dan tenaga kependidikan dapat mesti ikhlas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Dosen ikhlas dalam mengajar, mahasiswa ikhlas belajar, serta pegawai ikhlas dalam melayani. 


Poin kedua adalah kejujuran dan amanah iyalah dosen, mahasiswa dan pegawawai di lingkungan UIR agar selalu ingat untuk senantiasa berlaku jujur dan amanah selain sebagai salah satu bentuk ketaqwaan kepada Allah, dan yang terakhir adalah kebaikan yaitu nilai kebaikan yang diharapkan dapat menciptakan suasana yang harmonis dalam hubungan dalam masyarakat khususnya masyarakat kampus.


"Dari ketiga poin tadi dapat kita singkat dengan IJAB (Ikhlas, Jujur, Amanah, dan Baik)," papar Dr Anton.

Disamping pemaparan, FGD ini juga menghadirkan pembicara pembanding yaitu Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau Dr Nurman Sos MSi, Ketua Dewan Pembina YLPI Riau Drs H Mukni, serta Ketua Dua Bidang Dakwah YLPI Riau H Rustam Effendi MA MSi yang turut memberikan kritik dan  saran serta pendapat dalam perumusan ini nilai-nilai keislaman UIR. (rls)