Ini alasan kenapa organisasi butuh jalin hubungan dengan media

Ilustrasi (sumber: easyuni.com)

Melakukan hubungan dengan media adalah kebutuhan bagi sebuah organisasi. Hal itu dibutuhkan untuk meyakinkan publik mengenai informasi yang diberikan oleh organisasi itu. Apalagi, membangun reputasi di era digital saat ini merupakan tantangan yang harus dihadapi.

Arus informasi tersaji dengan cepat, dengan mengakses media sosial melalui gadget berita aktual dapat diakses dengan cepat.

“Kini, kemajuan teknologi yang amat pesat serta dinamika publik yang tinggi memaksa kita sebagai praktisi beradaptasi dengan kondisi tersebut, komunikasi interaktif pada era sekarang,” kata Prof Dr Evi Suryawati MPd selaku Sekretaris PIU AKSI ADB Universitas Riau (UNRI), Selasa (30/3/2021).

Media relation merupakan bentuk strategi komunikasi public relation dalam menjaga hubungan dengan media. Dalam hal ini mempertahankan hubungan baik dengan media amatlah penting bagi instansi.

Selain membangun reputasi instasi terkhusus perguruan tinggi berbagai informasi dapat di salurkan kepada masyarakat terutama penelitian dan berbagai informasi tentang universitas.

Lebih lanjut, Evi menyampaikan tidak dipungkiri peran media begitu besar dalam perkembangan dunia pendidikan, termasuk perguruan tinggi. Media mampu memberikan branding kepada masyarakat sehingga menampilkan berita yang informatif.

Sinergi perguruan tinggi dan media massa merupakan upaya efektif khususnya untuk mendorong infromasi yang ilmiah yang berkualitas dari sisi jurnalistik, sekaligus ilmiah yang didukung data dari perguruan tinggi.

 

Oleh sebab itu, bekerja sama dengan AKSI DIKTI Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali Australian Council for Educational Research (ACER) mengadakan Pelatihan virtual sesi kedua Knowledge Management and Communication dengan tema Working With The Media Effectively.

Kegiatan ini diselengarakan secara virtual melalui zoom meeting. Selasa, (30/3/2021) dengan pemateri dari Tenaga Ahli Kedeputian Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Kantor Staf Presiden, Desy Saputra.

Dalam hal ini turut hadir Asian Development Bank, Perwakilan Kemdikbud, Project Management Unit (PMU) AKSI-ADB, serta beberapa perguruan tinggi peserta Lokakarya ini antara lain, UNRI, Universitas Malikussaleh (UNIMAL), Universitas Jambi (UNJA), Univeristas Pendidikan Indonesia (UPI), Japan Fund for Poperty Reduktion, Australian Council for Educational Research (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *