Kisah dua kakak beradik yatim piatu, tak pernah ganti baju sekolah dan ingin jadi Polwan

Sejak masih kecil, dua kakak adik, Aisyah (11) dan Azizah (9) telah ditinggal kedua orangtua mereka yang meninggal dunia. Sejak itu mereka berdua tinggal bersama sang nenek di rumah yang sangat sederhana.

Namun, duka kembali datang kepada mereka. Di awal Januari 2020 lalu, sang nenek pun meninggal dunia. Kini Aisyah dan Azizah diasuh oleh bibi beserta pamannya yang juga memiliki dua orang anak. Kondisi keluarga itu pun kini masih belum berkecukupan.

“Mereka tinggal di rumah kontrakan dan diasuh sang bibi yang memiliki 2 anak. Keseharian pamannnya bekerja sebagai kuli bangunan itupun kalau ada yang menyuruh”, terang Rizky, relawan Rumah Yatim.

 

Aisyah dan Azizah bersama bibi mereka saat menerima bantuan dari Rumah Yatim Cabang Riau.

Meski tidak hidup dalam kondisi serba berkecukupan, hal ini tidak menyurutkan semangat Aisyah dan Azizah belajar di sekolah. Kedua kakak beradik yatim piatu ini bahkan bercita-cita ingin menjadi polisi wanita serta membanggakan keluarga mereka kini.

Rabu (10/3/2021) kemarin, relawan Rumah Yatim Cabang Riau menyalurkan bantuan pendidikan untuk kedua kakak beradik itu. Bantuan berupa program beasiswa dhuafa dan peralatan sekolah, seperti sepatu, tas, serta alat tulis untuk kelengkapan sekolah.

Bantuan ini diserahkan tim relawan di kediaman Bibi Aisyah dan Azizah, Jalan Meranti, Gang Sempurna RT.01/RW.06, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau.

Rizky juga menambahkan, ada cerita pilu ketika ia menanyakan ukuran seragam sekolah Aisyah dan Azizah. Mereka mengaku tak tahu ukuran seragam mereka karena seragam sekolah mereka tak pernah diganti sejak kelas 1 SD.

“Sampai sekarang seragamnya belum diganti, baju sudah sempit dan roknya juga sudah cingkrang”, tutur Aisyah.

Saat menerima bantuan peralatan sekolah, Aisyah dan Azizah sangat senang. Mereka juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Yatim dan Donatur atas bantuan yang mereka terima.

Pada bulan Juni dan Desember 2020 lalu, tim relawan Rumah Yatim sebenarnya telah menyalurkan bantuan serupa kepada Aisyah dan Azizah. Rabu kemarin merupakan penyaluran bantuan yang ketigakalinya dilakukan para relawan untuk mereka.

“Alhamdulillah penyaluran bantuan hari ini berjalan lancar, terlihat pula keceriaan mereka saat menerima bantuan. Semoga mereka dapat terus mengejar cita-cita mereka serta kelak membanggakan keluarga”, kata Rizky.

Dia juga mengajak masyarakat ikut membantu Aisyah dan Azizah menggapai cita-cita mereka dengan berdonasi lewat Rumah Yatim Cabang Riau, Jalan Durian No. 13, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Donasi juga dapat ditransfer melalui rekening BCA 220 139 8888 atau Bank Mandiri 1720 000 384 125 atas nama Yayasan Rumah Yatim Arrohman. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *