Kafe tempat mahasiswa belajar bisnis mulai dibangun di UNRI

Rektor UNRI mendengarkan penjelasan rencana pembangunan kafe di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Selasa (2/3/2021). (Sumber: Humas UNRI)

Kafe dengan konsep modern bakal hadir di kampus Universitas Riau (UNRI). Peletakan batu pertama pembangunan kafe di kawasan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Kampus Bina Widya UNRI tersebut pun telah dilakukan, Selasa (2/3/2021).

Menariknya, rencana pembangunan kafe itu ternyata tidak disengaja. Berawal dari kumpul-kumpul alumni, tercetusnya rencana mendirikan kafe. Kepikiran suatu saat alumni mau nongkrong atau kumpul-kumpul di kampus, lalu tertariklah pembuatan Kafe Coffe Modern,” ungkap Wan Muhammad Hasyim SE.

Wan Hasyim merupakan alumnus FEB UNRI. Ia juga merupakan pemilik Idolmart dan Idolaku. Meski berawal dari ketidaksengajaan, ia mengaku memiliki misi tersendiri dengan mendirikan kafe itu. Yaitu, tetap memberi edukasi terhadap mahasiswa.

“Selain bisnis, tujuan kita sebagai edukasi dalam arti mengajarkan bagai mana berbisnis dengan baik. Selain itu, menciptakan mahasiswa yang terampil dan membangun wirausaha nantinya. Tentunya agar mahasiswa siap untuk mengembangkan usaha ke depannya,” ujar Wan Hasyim.

Dijelaskan dia, kafe nantinya akan dikelola dari profesional dahulu. Namun, tidak tertutup kemungkinan ke depan akan dikelola oleh pihak kampus. Apalagi, ia ingin dari kampus akan muncul calon wirausahawan yang andal.

Wan Hasyim menyebut, kafe ini nantinya bisa menjadi tempat berkumpulnya alumni yang rindu dengan suasana kampus. Karena itu, dia berharap hibah pembangunan ini berjalan dengan baik.

 

Peletakan batu pertama pembangunan kafe modern di UNRI.
(Sumber: Humas UNRI)

Sementara itu, Rektor UNRI, Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, menyampaikan dengan konsep memperhatikan lingkungan kampus, pembangunan kafe ini nantinya akan tetap dikelilingi oleh pepohonan dan tanaman yang asri. Hal itu sesuai dengan konsep UNRI sebagai “kampus dalam taman”.

Usaha berkonsep kafe modern ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan. Terutama kegiatan akademik dalam membina mahasiswa bertalenta dan berbakat dalam berwirausaha. Karena itu, meski ada di kawasan FEB, mahasiswa dari fakultas lain juga dapat belajar berbisnis di kafe ini.

Rektor juga berterimakasih kepada alumni yang masih peduli terhadap kampus. Dia tak menampik peran alumni dalam peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan berbagai ekstrakurikuler yang produktif di kampus.

“Alumni memiliki posisi tawar yang unik dan strategis. Karena meskipun mereka tidak lagi aktif dalam proses pendidikan di kampus, namun pengalaman mereka selama menjadi mahasiswa dan ikatan batin serta rasa memiliki terhadap almamater yang kuat dapat menghasilkan dan menawarkan berbagai konsep, ide, pemikiran, masukan dan kritik membangun yang hanya bisa diberikan oleh orang-orang yang berada di posisi mereka,” ujar Rektor. (rls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *