Pesan rektor untuk wisudawan UNRI: ilmu tak bermanfaat jika tidak diimplementasikan

Rektor UNRI, Prof DR Aras Mulyadi DEA menyaksikan tampilan layar seorang wisudawan dalam prosesi wisuda, Rabu (24/2/2021) kemarin. (Sumber: Humas UNRI)

Pandemi Covid-19 dinilai banyak memberikan pelajaran yang berharga kepada semua orang. Sebagai bagian dari unsur akademik. Dari aspek ini orang dapat melihat ada dampak perubahan budaya di dalamnya.

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Riau (UNRI) Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA pada Sidang Terbuka Senat UNRI dalam rangka Wisuda Program Pascasarjana yang ke-47, Program Profesi ke-41, Program Sarjana ke-110, dan Program Diploma ke-51 yang dilakukan dalam Jaringan (Daring), Rabu, (24/2/2021).

Dalam sambutannya, Rektor menyebut bahwa UNRI membekali para lulusan tentang skill yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan-tantangan di masa depan dalam dunia kerja. Begitu juga dalam mencermati pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Saat ini, tambahnya, UNRI telah memikirkan perubahan budaya yang timbul akibat pandemi Covid-19. Namun, itu tidak dapat dilakukan kalau kita sendirian. Jika kita tidak memiliki perhatian terhadap lingkungan ini.

 

Prosesi wisuda Universitas Riau secara online, Rabu (24/2/2021).
(Sumber: Humas UNRI)

“Sampai saat ini kita terlalu terlena pada ilmu kita masing-masing. Masing-masing mahasiswa ingin menjadi spesialis yang ahli di bidangnya, tetapi melupakan akibat adanya pemikiran dari profesi kita masing-masing,” urai rektor dalam rilis tertulis yang diterima Riau Cerdas.

Perlunya mengembangkan budaya kolaborasi keilmuan sebagai suatu misi dari universitas. Kalau perlu kolaborasi keilmuan ini kita ciptakan dari mulai lingkup terkecil dimanapun kita berada, tuturnya.

Lebih lanjut, Rektor juga menyampaikan kolaborasi keilmuan ini sejalan pula dengan Program yang telah disampaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), melalui program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka.

 

Saat ini UNRI bersama dengan semua unsur yang ada di lingkungan Civitas Akademika mengimplementasikan program melalui sejumlah kegiatan, baik akademik maupun non akademik.

 

Suasana prosesi wisuda di Universitas Riau, Rabu (24/2/2021)
(Sumber: Humas UNRI)

Dengan pelaksanaan kegiatan mengembangan nila-nilai akademik bagi seluruh unsur yang berkaitan dengan nilai mutu, kejujuran akademis, tepat waktu, dan pelayanan prima.

Dalam hal ini, Rektor mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung setiap kegiatan tersebut, baik segenap civitas akademika yang masih berada di UNRI maupun yang telah alumni. Dengan komitmen melalui kolaborasi keilmuan ini untuk pengembangan bagi diri kita sendiri maupun lingkungan kita berada untuk pengembangan kampus yang baik dan unggul.

Selaku pimpinan universitas, Aras menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tak akan bermanfaat jika tidak diimplementasikan. “Pengetahuan itu pula, tidak akan berfungsi secara tepat jika tidak dilakukan dengan benar sesuai dengan kaidah dari ilmu pengetahuan yang telah dipelajari di bangku pendidikan secara formal,” tuturnya.

Sementara itu, wisuda digelar secara daring selama dua hari yaitu pada tanggal 24-25 Februari 2021. Total ada 3.248 orang peserta mengikuti pergelaran wisuda periode Februari 2021 tersebut. (Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *