Mapala UMRI diminta berperan atasi sampah di Pekanbaru

Rektor UMRI, DR. Mubarak MSi meresmikan sekretarian baru Mapala UMRI dan melantik pengurus baru, Rabu (10/2/2021).

Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) diminta berperan dalam menyelesaikan masalah sampah yang saat ini terjadi di Kota Pekanbaru. Hal itu perlu dilakukan sebagai bentuk peran aktivis lingkungan di tengah masyarakat.

Pesan itu disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Dr. H. Mubarak, MSi di Acara Milad ke 8 UKM Mapala UMRI, Rabu (10/2/2021). “Terkait dengan sampah yang ada di Pekanbaru, Mapala juga seharusnya memiliki peran dalam menyelesaikan masalah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Mapala juga didorong mampu mengelola sampah organik yang ada di lingkungan kampus dan dijadikan pupuk. Sehingga, hasil olahan itu dapat dirasakan manfaatnya bagi seluruh civitas akademika.

Di kesempatan yang sama, Rektor juga melantik pengurus baru Mapala UMRI. Di samping itu, ia juga meresmikan Sekretariat UKM Mapala.

Kepada orang-orang yang dipercaya menjadi pengurus baru, Mubarak berpesan agar amanah mengemban kepengurusan. Pengurus Mapala juga diminta menjaga nama baik universitas.

Sementara itu, Pembina Mapala UMRI, Infa Wilindaya, S.Ip, MSi mengapresiasi langkah mahasiswa yang masih aktif berkegiatan meski dalam masa pandemi Covid-19. Dia tak menampik, semua itu bisa terwujud berkat dukungan pihak universitas.

Ketua Umum Mapala UMRI, Dimas Ananda Zakaria, berharap di usia 8 tahun ini, organisasi yang ia pimpin dapat memberikan yang terbaik untuk kemajuan universitas melalui aksi kreativitas mahasiswa.

Sementar itu, acara pagi tadi juga dihadiri Wakil Rektor, Dekan fakultas Ilmu Komunikasi, Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau, Dosen dan Pembina UKM. Acara ditutup dengan peresmian Sekretariat yang letaknya ada di belakang Kampus Utama UMRI. (Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *