Kenapa Pemprov Riau belum izinkan belajar tatap muka?

Suasana belajar tatap muka di salah satu sekolah di Pekanbaru. Foto diambil jauh sebelum muncul kasus Covid-19.

Senin (18/1/2021) ini, sejumlah sekolah di beberapa kabupaten di Provinsi Riau mulai menerapkan belajar tatap muka. Namun, beberapa daerah lainnya, seperti Kota Pekanbaru belum ditentukan kapan belajar di sekolah diberlakukan.

Pemerintah Provinsi Riau pun hingga kini belum memperbolehkan siswa SMA/SMK sederajad mulai belajar tatap muka di sekolah. Kebijakan sistem pembelajaran tatap muka terbatas (TMT) masih menunggu keputusan dari Gubernur Riau, Syamsuar.

Ada beberapa opsi yang muncul ke permukaan. Seperti pembelajaran tatap muka dilakukan secara terbatas murni. Bisa juga sebagian akan tetap dilaksanakan secara daring/online. Nantinya, keputusan gubernur yang akan menentukan sistem mana yang dipakai.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution menyampaikan, dalam rapat 23 Desember 2020 lalu, Pemprov Riau telah memberikan opsi manakala ada orang tua dari siswa yang tidak mengizinkan anaknya untuk sekolah secara tatap muka.

Edy menegaskan, keputusan orang tua itu juga akan dihargai dan pihak sekolah akan tetap melayaninya. Jadi akan dilaksanakan secara tatap muka terbatas dan ada juga sebagian daring.

Dilansir dari Media Center Riau, Wagubri menjelaskan bahwa Gubri juga telah memberikan pengarahan terkait sistem pembelajaran TMT tersebut melalui Whatsapp kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Dimana jika ada diantara kabupaten/kota yang belum melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas karena memang terjadi lonjakan Covid-19 di daerah bersangkutan, maka sistem pembelajaran TMT di tingkat Provinsi Riau agar jangan dilaksanakan dulu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *