Filosofi Lompatan Quantum untuk Membangun UMRI

Suasana refleksi akhir tahun yang diikuti civitas akademika UMRI, Selasa (22/12/2020).

Seluruh sivitas akademika mengikuti refleksi akhir tahun Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang ditaja di Aula Gedung KH. Ahmad Dahlan, Selasa (22/12/2020). Refleksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kesyukuran atas capaian yang diperoleh UMRI selama satu tahun.

 

Rektor UMRI Dr. H. Mubarak, M.Si dalam sambutannya menyampaikan progresivitas keseluruhan UMRI baik dari sarana prasarana maupun dari segi akademik. Dari tahun 2008 hingga 2020, hampir 50 persen perkembangan sarana prasarana UMRI selesai.

 

Ia optimis bahwa UMRI bisa jauh maju kedepan dalam beberapa tahun lagi. UMRI masih terus membangun baik fisik maupun akademik.

 

Mubarak mengingatkan filosofi Loncatan Quantum bahwa jika besi dipanaskan maka akan mudah dibentuk. Begitu juga setelah adanya susah payah perjuangan, maka menjadi hebat akan menjadi dekat.

 

Dia juga menerangkan bahwa kunci kemajuan UMRI tidak terlepas dari tiga komponen yaitu Persyarikatan Muhammadiyah, Badan Pengawas Harian (BPH) UMRI, dan Sivitas Akademika UMRI. Ia berpesan bahwa ke depan, seluruh komponen UMRI terus melanjutkan riset dan analisa data untuk membuat percepatan selanjutnya.

 

Rektor menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama sivitas akademika selama ini. Ia berharap agar seluruh sivitas akademika lebih semangat menjalankan amanah persyarikatan Muhammadiyah melalui pendidikan tinggi kampus yang memiliki alamat website www.umri.ac.id ini.

 

Sementara itu, Prof. Dr. Isjoni, M.Si selaku Ketua BPH UMRI menyampaikan rasa syukur atas capaian UMRI. Isjoni Ia berpesan Civitas Akademika UMRI bersinergi. Sehingga UMRI dapat dibangun lebih baik lagi. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *