Begini Cara Dosen UMRI Bantu Keluarga yang Terimbas Pandemi

Pelatihan membuat lele presto secara virtual oleh dosen Universitas Muhammadiyah Riau.

Pandemi Covid-19 yang melanda banyak negara di dunia saat ini menimbulkan banyak dampak. Salah satunya adalah berdampak negatif pada kondisi perekonomian masyarakat. Beruntung, di tengah kondisi sulit, masih ada pihak yang menyebarkan kebaikan.
Salah satu kebaikan dilakukan oleh Dosen Prodi D III Keperawatan dan Dosen Prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah Riau (Umri). Mereka membantu Kelompok Ibu Blok I RT 02 Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar dengan memberi pelatihan membuat lele presto.
Pelatihan yang dilakukan secara virtual itu merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Menurut Ketua Pelaksana, Ns. Tri Siwi Kusumaningrum, M.Kes, dalam rilisnya, Sabtu (5/12/2020), kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk perhatian Tim PKM Umri kepada kelompok ibu rumah tangga yang memiliki permasalahan ekonomi akibat terdampak Covid-19.
Dijelaskan dia, kegiatan PKM ini sebagai salah satu inovasi mengolah makanan berbahan ikan lele menjadi presto lele. Sekaligus bagaimana untuk mendapatkan penghasilan tambahan keluarga dengan memasarkan produk presto lele.
Harapan dari pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah meningkatnya pengetahuan kaum ibu tentang strategi manajemen pemasaran produk presto lele. Termasuk cara pengolahan presto lele yang sehat dan aman bagi kesehatan.
Disamping itu, mereka ingin meningkatnya pendapatan keluarga peserta pelatihan. Sehingga dapat membantu perekonomian keluarga pada masa pandemi Covid-19 ini.
Wan Laura Hardilawati, SE.M.Si sebagai narasumber PKM menyampaikan, salah satu strategi pemasaran yang efektif adalah rajin melakukan promosi melalui media sosial. Selain itu, Wan Laura juga memberi motivasi kepada peserta untuk selalu semangat memasarkan produk presto lelenya.
Sementara itu, Ns. Maswarni, M.Kes selaku narasumber kedua menyampaikan bahwa untuk melakukan pengolahan presto lele harus mengutamakan sisi kesehatan. Sehingga produk yang dimasak sehat dan aman serta bermanfaat bagi kesehatan.
Selain mempraktikkan cara pembuatan presto lele secara offline , Tim PKM Umri juga memberikan bantuan satu buah alat presto kepada perwakilan kelompok ibu rumah tangga Blok I yang dapat dijadikan sebagai modal utama produksi. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *