75 Kepala Sekolah di Riau Dilantik

Sebanyak 75 Kepala SMA, SMK dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri dilantik Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Kamis (19/11/2020). Pelantikan itu ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang digelar di aula Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau.

Saat itu turut hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zul Ikram.

Gubernur dalam sambutannya menyebut pelantikan dilakukan karena masih ada jabatan kepala sekolah di Riau yang dipegang oleh pelaksana tugas. Di samping itu, pejabat baru diperlukan untuk menggantikan posisi kepala sekolah yang telah memasuki masa pensiun dan lain sebagainya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau kami mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu kepala sekolah yang baru saja dilantik. Tentunya pelantikan ini merupakan momentum yang sangat penting dalam kehidupan,” ujar Syamsuar sebagaimana dilansir dari situs Media Center Riau.

Ditekankan gubernur, pelantikan ini telah memenuhi standar kompetensi nasional yang telah ditetapkan. Dimana, pergantian mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/madrasah.

Pada pasal 1 ayat 1 dalam aturan itu disampaikan bahwa untuk diangkat sebagai kepala sekolah/madrasah, seseorang wajib memenuhi standar kepala sekolah/madrasah yang berlaku nasional.

Mereka yang dilantik mesti lulus starter dan memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah atau NUKS. Dimana ada lima standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh kepala sekolah. Yaitu, kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan kompetensi sosial.

Kepala sekolah juga harus bisa menjalankan kegiatan belajar mengajar yang ada di sekolah yang dipimpin. Bagaimana bisa menjadikan sekolah tersebut menjadi yang terbaik, dan program sekolah dapat diterima oleh guru-guru dan murid-murid yang ada di sekolah. Menjadi peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, mengikuti, sebagai pendidik, sebagai manajer, sebagai administrator, sebagi supervisor, sebagai leader, sebagai inivator, dan juga sebagai motivator,” tuturnya.(mcr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *