Cara Unri Ikut Atasi Kekurangan Pangan

Untuk melaksanakan program ketahanan pangan ini, sangat dibutuhkan kebijakan pemerintah dan peran berbagai sektor untuk saling berkolaborasi.

Bantuan alat pendukung pertanian yang disalurkan ke kelompok tani. (Sumber: Humas Unri)

Berbagai sektor dalam kehidupan manusia terdampak pandemi Covid-19. Baik sektor sosial, ekonomi terimbas. Termasuk bidang pertanian.

Padahal, bidang pertanian ini menjadi salah satu sektor utama dalam mempertahankan keberlanjutan sumber bahan pangan.

Guna mempertahankan sumber pangan dan untuk pemulihan ekonomi masyarakat petani akibat dampak Covid-19 ini, Universitas Riau (UNRI) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) menjalin kerja sama dengan PT CPI dalam Program Ketahanan Pangan di Area Operasi PT Chevron Pacific Indonesia Wilayah Riau.

“Program pemberdayaan pertanian ini, merupakan upaya kita untuk mengatasi kekurangan pangan di Provinsi Riau. Untuk melaksanakan program ketahanan pangan ini, sangat dibutuhkan kebijakan pemerintah dan peran berbagai sektor untuk saling berkolaborasi,” jelas Rektor UNRI Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA saat penyerahan peralatan dan bahan pertanian dengan sasaran 20 Kelompok Tani (Poktan), Kamis (22/10/2020) lalu di Halaman LPPM UNRI secara online dan offline.

Sarana produksi pertanian dari kerja sama program ketahanan pangan ini diberikan kepada 20 kelompok tani dari berbagai Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Riau. Penyebaran kelompok tani di antaranya, Dumai 3 Poktan, Rokan Hilir 3 Poktan, Bengkalis 2 Poktan, Siak 2 Poktan, Kampar 2 Poktan, dan Pekanbaru 8 Poktan.

Rektor berharap, bantuan ini ikut mendukung kestabilan bidang pertanian swadaya dalam mempertahankan kesediaan sumber bahan pangan serta ekonomi masyarakat petani rakyat. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *