Relawan Ikut Cek Kesehatan Peserta UTBK di Unri

Relawan Covid-19 Universitas Riau (Unri) ikut ambil peran mensukseskan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) lalu. Dimana, para relawan ikut melakukan pemeriksaan kesehatan kepada setiap peserta.

Sebelum masuk ke dalam ruangan ujian, setiap peserta UTBK akan melalui proses pemeriksaan suhu dan kelengkapan APD (Alat Pelindung Diri) yang sebelumnya telah disosialisasikan sebagai salah satu ketentuan dalam mengikuti ujian.

“Pelaksanaan Kegiatan UTBK tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena tahun ini terdapat penerapan protokol kesehatan dalam menjaga penyebaran penularan virus Covid-19. Dengan demikian, Satgas Covid-19 Unri hadir sebagai pendukung penyelenggaraan UTBK ini melalui relawan Covid-19,” kata Koordinator Disinfektan dalam pelaksanaan kegiatan UTBK-SBMPTN, Dr Arifuddin, Senin (13/7/2020).

Pemberlakuan pemeriksaan suhu dan kelengkapan APD kepada setiap peserta, seperti masker, sarung tangan, serta hand sanitizer bertujuan untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 selama dilakukannya UTBK-SBMPTN.

 

Relawan Covid-19 Unri membersihkan ruang pelaksanaan UTBK 2020. Foto/istimewa

“Pada setiap akses masuk tempat diselenggarakannya UTBK-SBMPTN, juga ditempatkan untuk mencuci tangan yang telah dilengkapi dengan sabun,” jelas Arifuddin.

Ditambahkannya, relawan yang bertugas dalam UTBK-SBMPTN ini berjumlah 65 orang yang terbagi dalam 3 tim, di antaranya tim penyemprotan disinfektan ruangan, tim sterilisasi peralatan, dan tim pemeriksaan suhu.

Setiap relawan Covid-19 Unri yang bertugas, dilengkapi dengan APD seperti masker, sarung tangan, face shield dan baju hazmat. Hal ini sesuai dengan anjuran protokol kesehatan yang menjadi salah satu bentuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Senada dengan yang disampaikan Arifuddin, dr Zulharman selaku Koordinator Kesehatan Tim Covid-19 menjelaskan bahwa hal yang harus dilakukan dari relawan ini adalah memastikan para peserta untuk tetap menjaga jarak antar sesama. Terutama saat kegiatan pengecekan suhu sehingga tidak membentuk kerumunan yang memungkinkan terjadinya penyebaran virus Covid-19.

Penyemprotan disinfektan ruangan ujian, dilakukan H-1 sebelum pelaksanaan UTBK. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan oleh 18 orang dari relawan covid-19 Unri, dengan tetap mengikuti Standard Operating Procedure (SOP) dan menggunakan APD yang telah disesuaikan dengan anjuran protokol kesehatan.

“Sementara untuk sterilisasi ruangan ujian dilakukan sebanyak tiga kali dalam sehari menimbang UTBK-SBMPTN diadakan dalam dua sesi untuk setiap harinya,” jelas Zulharman.

Kegiatan rutin relawan Covid-19 Unri sebagai unit satgas pencegahan Covid-19 dalam UTBK SBMPTN dimulai sejak hari, Minggu (5/7/2020) dan akan berlanjut sampai hari terakhir UTBK-SBMPTN di tanggal 14 Juli 2020 mendatang.

Tim relawan Covid-19 Unri akan memantau seluruh tempat penyelenggara UTBK-SBMPTN di beberapa lokasi di daerah Pekanbaru.

Lokasi yang digunakan sebagai tempat UTBK SBMPTN di daerah Pekanbaru, di antaranya SMKN 2 Pekanbaru, SMKN 3 Pekanbaru, SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru, SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, SMK Labor Binaan FKIP Unri,  STMIK AMIK Riau, UIN Sultan Syarif Kasim, Universitas Muhammadiyah Riau, UPT TIK Unri, UPT Bahasa Unri dan 7 Fakultas Unri. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *