Wisuda Online, Wisudawan UIR Cukup Saksikan Lewat Medsos

Universitas Islam Riau (UIR) akan menggelar wisuda mahasiswa secara online yang ditayangkan Sabtu (20/6/2020). Wisuda secara online perdana ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan yang dapat berisiko menularnya virus corona atau Covid-19.

Rektor UIR Syafrinaldi meminta maaf kepada wisudawan dan orang tua mahasiswa atas keputusan ini. Dia menyebut bahwa wisuda online harus dilakukan karena negara sedang menghadapi pandemi Covid-19.

Rektor mengakui, wisuda online merupakan pilihan kegiatan akademik tersulit. Dia menyadari, model wisuda online ini tidak disukai para wisudawan. Apalagi mereka tidak hadir di lokasi dan prosesi hanya ditayangkan lewat akun media sosial yang dikelola UIR.

”Kami memahami, wisudawan pasti ingin bersama keluarga dan kaum kerabatnya berkumpul. Bergembira dengan sesama wisudawan. Berfoto sambil bercanda ria. Inilah momen paling indah yang ditunggu-tunggu setelah mereka berjuang sekian tahun menyelesaikan studi,” ujar Rektor.

Tapi di tengah pandemi ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah tidak membenarkan masyarakat berada di tengah-tengah keramaian. Sebab risiko yang dihadapi jauh lebih berat dan dapat mengancam semua orang.

”Itu sebabnya kita laksanakan wisuda daring. Secara sederhana dengan mempedomani protokol kesehatan. Mari kita berusaha memutus mata rantai corona. Berdoa semoga wabah ini segera berakhir sehingga wisuda periode ketiga di akhir tahun dapat terlaksana seperti biasa,” ungkap Rektor seperti disampaikan Kabag Humas dan Protokol UIR Syafriadi di Gedung Rektorat Selasa (16/6/2020).

Rektor menyampaikan selamat kepada wisudawan. Dia berharap, ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah bermanfaat untuk kehidupan wisudawan di dunia dan akhirat.

Meski dilakukan online, proses wisuda tetap dipertahankan. Dimana, setelah dibuka Rektor akan ada juga prosesi menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya ada agenda pembacaan ayat-ayat suci Alqur’an dan doa.

Sementara mahasiswa tidak dihadirkan dalam kegiatan wisuda. Nama-nama wisudawan hanya dimunculkan melalui media sosial yang ditayangkan dalam siaran yang dimulai pukul 09.00 WIB.

Dijelaskan Syafriadi, dalam wisuda online, UIR juga mengumumkan mahasiswa-mahasiswa yang jadi pemuncak. Dimana untuk tingkat universitas, pemuncak diraih oleh Siti Nur Hayati dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,96. Siti merupakan mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam.

Kemudian, Komiko Mohta (Teknik Sipil/Fakultas Teknik) dengan IPK 3,95, Harni Sri Mulyani (Budidaya Perairan/Fakultas Pertanian) dengan IPK 3,95, dan Enny Febriyanti (Kriminologi/Fisipol) dengan IPK 3,95.

Lebih lanjut, Riswan Eko Saputra (Pendidikan Kesenian/Sendratasik/FKIP) dengan IPK 3,91, Muhammad Ilham (Ilmu Hukum/Fakultas Hukum) dengan IPK 3,88, Bambang Novriyanto (Ilmu Komunikasi/Fikom) dengan IPK 3,82, Rafica Mahera (Psikologi) dengan IPK 3,80, dan Ramdani (Manajemen/Fakultas Ekonomi) dengan IPK 3,73), Sementara dari program pascasarjana pemuncak diraih Muhammad Hafizh Rahyunir (Ilmu Pemerintahan) dengan IPK 3,92. (rls/ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *