FMIPA dan Kesehatan Umri Latih Dosen Bikin Buku Ajar

Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar webinar terkait pelatihan pembuatan buku ajar, Sabtu (6/6/2020). Sebanyak 54 orang turut serta dalam webinar menggunakan aplikasi Google Meet tersebut.

Webinar ini menghadirkan Reni Suryanita dari LPKPM Universitas Riau sebagai narasumber. Dia merupakan dosen yang telah memiliki banyak buku ajar. Kemudian di perguruan tinggi lain Reni sering hadir menjadi pelatih pembuatan buku ajar.

Dijelaskan Dekan FMIPA dan Kesehatan Umri, Juli Widiyanto S.Kep M.Kes Epid webinar ini sangat penting diikuti. Apalagi di FMIPA dan Kesehatan Umri belum ada satupun dosen yang sudah membuat buku. Padahal itu merupakan tuntutan bagi dosen di perguruan tinggi.

Selain bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa, buku ajar ini bisa menjadi penilaian bagi dosen untuk menaikkan kedudukan fungsionalnya. Misalnya jika mereka ingin asisten ahli menjadi lektor, ke lektor kepala hingga menjadi guru besar.

Dijelaskan dia, kegiatan yang disponsori URP PT Chevron Pacific Indonesia ini dikelola oleh Prodi Kimia. Tapi bisa diikuti seluruh dosen di Umri. Menurutnya, meski latar belakang ilmu peserta berbeda, substansi standar buku ajarnya tetap sama. “Jadi semua dosen bisa ikut tak peduli apa latar belakang ilmunya,” kata Dekan.

Setelah ikut pelatihan, dosen diharap mampu membuat buku ajarnya sendiri. Apalagi setelah ini ada kegiatan lanjutan berupa Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan buku ajar di FMIPA dan Kesehatan. Harapannya, setelah Bimtek nanti, paling tidak satu Prodi memiliki satu buku ajar. “Syukur-syukur kalau buku yang dihasiljan bisa di tiap konsentrasi di prodi tersebut,” katanya.

Buku ajar, tambahnya sangat dibutuhkan. Karena materi di dalamnya sesuai dengan rencana perkuliahan semester (RPS) yang disusun oleh masing-masing dosen. Dengan adanya buku ajar ini, dosen bisa lebih fokus memberi materi sesuai silabus yang mereka susun.

Diterangkan Juli, saat webinar ada penyampaian materi, diskusi dan bedah draf buku yang dimiliki sejumlah dosen. Kemudian, dibahas apa saja yang perlu dilengkapi agar buku ajar itu sesuai standar yang berlaku. Termasuk akan dibahas cara memanfaatkan program Mendeley dalam penulisan referensi.

Mendeley ini merupakan perangkat untuk mengintegrasikan citation dan reference manager ke dalam sebuah jejaring sosial. Dengan jejaring semacam ini, peneliti di berbagai belahan dunia dapat berkolaborasi dan melakukan sharing data penelitian. Buku ajar juga bisa dilengkapi dengan hasil penelitian yang relevan oleh masing-masing dosen. (ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *