Corona Merebak, Unri Imbau Calon Wisudawan Pakai Masker

Rektor Universitas Riau menyalami seorang wisudawan dalam acara wisuda beberapa waktu lalu. Tanggal 18-19 Maret 2020 mendatang Unri kembali menggelar wisuda. (Sumber Foto: Humas Unri)

Mahasiswa peserta wisuda Universitas Riau (Unri) periode Februari 2020 akan mengikuti gladi resik upacara Wisuda Unri periode Maret 2020, Senin (16/3/2020) mendatang. Gladi ini akan dilaksanakan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Kampus Pattimura. Gladi bakal melalui beberapa sesi pelaksanaan berdasarkan kelompok fakultas, dari pukul 08.00-17.30 WIB.

Rektor Universitas Riau yang disampaikan melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Unri Prof Dr M Nur Mustafa MPd, mengimbau seluruh calon peserta wisuda agar hadir sesuai jadwal yang ditetapkan. Hal ini agar wisudawan dapat mengetahui teknis rangkaian pelaksanaan wisuda. Sehingga wisuda dapat berjalan lancar dan hikmat.

“Gladi resik ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan wisuda yang dilaksanakan Unri pada 18-19 Maret 2020 mendatang. Pelaksanaan kegiatan gladi resik diharapkan bisa menjadi acuan teknis dalam pelaksanaan wisuda. Sehingga kegiatan kita ini dapat berjalan dengan tertib dan hikmat ,” jelas M Nur.

Wisuda periode Maret 2020 ini merupakan rangkaian penyelenggaraan Sidang Senat Terbuka Unri dalam rangka pelaksanaan wisuda Pascasarjana ke-44, Profesi ke-38, Sarjana ke-107, dan Diploma ke-44. Penyelenggaraan wisuda 2 sesi per hari.

Dia juga menganjurkan wisudawan dan pendamping melindungi diri dan lingkungan dengan memakai masker. Mengingatkan virus COVID-19 (Coronavirus Disease) makin merebak. Menurut dia, penggunaan masker dibutuhkan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Penggunaan masker tersebut diutamakan untuk orang yang sedang sakit. M Nur juga menyarankan agar tidak bersentuhan saat bersalaman. Peserta juga diminta aktif melakukan upaya kewaspadaan influenza termasuk SARS dan COVID-19.

Sementara itu, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unri, Azhar Kasymi SH, menjelaskan ada 2.475 wisudawan yang akan dikukuhkan.

“Sesuai dengan rencana wisuda yang akan kita laksanakan, panitia hanya akan menyediakan tempat untuk wisudawan dalam gedung PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa-red). Sementara orang tua wisudawan berada di tenda sebelah kiri dan kanan gedung PKM,” katanya.

Dia juga mengimbau kepada para wisudawan agar hadir pada pelaksanaan gladi resik maupun pelaksanaan wisuda tepat pada waktunya. Dimana, gladi resik akan dilaksanakan empat sesi. Untuk sesi pertama, Pascasarjana sebanyak 284 orang, Fakultas Teknik (FT) sebanyak 264 orang, dan Fakultas Keperawatan (Fkp) 69 orang.

Pada sesi Kedua Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 334 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) sebanyak 203 orang, dan Fakultas Petanian (FP) sebanyak 84 orang. Pada sesi Ketiga, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 304 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 176 orang, dan Fakultas Hukum (FH) sebanyak 166 orang, dan pada sesi Keempat dilaksanakan untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 513 orang dan Fakultas Kedokteran (FK) sebanyak 78 orang.

Lebih lanjut, Azhar, juga menyampaikan pembagian sesi pada pelaksanaan wisuda, “Pada tanggal 18 Maret 2020 nanti untuk sesi pertama, dilaksanakan wisuda untuk Pascasarjana, FT dan Fkp. Pada sesi Kedua FEB, FPIK, dan FP.

Pada hari kedua tanggal 19 Maret 2020 untuk sesi pertama dilaksanakan wisuda untuk FISIP, FMIPA, dan FH. Sementara untuk sesi kedua untuk FKIP dan FK.

Senada dengan M Nur, Azhar, menambahkan kepada peserta wisudawan dan undangan agar melindungi diri dan menggunakan masker. “Jika diperlukan dan membersihkan tangan sebelum memasuki ruangan untuk menghindari SARS dan COVID-19,” tutupnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *