Jangan Hanya Mengajar, Guru Juga Didorong Peduli pada Lingkungan

Guru dituntut peka terhadap kondisi lingkungan. Bahkan, sebagai pendidik, guru didorong untuk jadi motor penggerak yang menciptakan lingkungan bersih di sekitarnya.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, Dr.M. Syafi’i.S.Pd.M.Si saat berbicara di hadapan peserta Seminar dan Talkshow Pendidikan di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau (UIR), Kamis (6/2/2020).

Seminar yang mengangkat tema Optimalisasi dan Selamatkan Mutu Pendidikan Dengan Hak Mendapatkan Kebebasan Belajar Tanpa Asap itu diikuti oleh ratusan mahasiswa serta guru.

Dijelaskan Syafi’i mengajar dan mentrasferkan ilmu pada siswa memang harus dilakukan guru. Namun, mengajar saja tidak cukup. Guru, tambahnya harus peka terhadap kondisi lingkungan.

Langkah itu dapat dimulai dari hal yang terkecil. Misalnya, dengan memperhatikan kondisi lingkungan di sekolah dan tempat dimana ia tinggal.

Menurut dia, guru memang sudah banyak berhasil menciptakan siswa yang cerdas. Bahkan sampai menjuarai olimpiade. Namun, lingkungan sekolah yang masih terdapat sampah berserakan maupun selokan tergenang air juga perlu menjadi perhatian guru.

Guru juga diharapkan mau membuat materi pelajaran terintegrasi dengan lingkungan. Sehingga siswa mempunyai kesadaran dalam menjaga lingkungan.

Tak hanya itu, dia juga menyebut bahwa pihak sekolah sangat dirugikan jika kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi. Karena saat Karhutla yang terjadi beberapa waktu lalu, sejumlah sekolah sempat diliburkan.

Kondisi itu jelas dapat mengganggu proses belajar mengajar di sekolah. Untuk itulah, peran guru sangat penting dalam mencegah Karhutla. Syafi’i menegaskan, pencegahan lebih penting karena jika api membesar, akan lebih sulit diatasi.

Sementara itu, selain PGRI, kegiatan itu juga menghadirkan dua pembicara lainnya. Yaitu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau.(ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *