Mulai dari Pidato Sampai Musikalisasi Puisi, 450 Orang Ikuti Bulan Bahasa di FKIP UIR

Pelaksanaan Bulan Bahasa di FKIP Universitas Islam Riau.

Sebanyak 450 orang menjadi peserta dalam acara Bulan Bahasa FKIP Universitas Islam Riau (UIR) yang ditaja Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra sejak Senin (18/11/2019) hingga Jumat (22/11/2019).

Tidak hanya siswa SMP dan SMA, peserta juga ada yang berstatus mahasiswa serta guru. Mereka mengikuti beragam perlombaan yang digelar oleh panitia. Lomba itu dibagi menjadi tingkat provinsi, nasional sampai ke Asia Tenggara.

Dijelaskan Sekretaris Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra FKIP Desi Sri Rahayu, kategori yang diperlombakan tahun ini di antaranya Cipta Puisi Berbahasa Indonesia (tingkat mahasiswa se-Asia Tenggara), Cipta Puisi dan Cipta Cerpen (tingkat mahasiswa nasional) dan Baca Puisi (tingkat mahasiswa se Riau dan guru nasional).

Kemudian, ada juga Cipta Puisi dan Cipta Cerpen (tingkat nasional), Drama, Musikalisasi Puisi dan Baca Puisi (tingkat SMA se Riau), Pidato dan Baca Puisi (tingkat SMP) serta Workshop Literasi Guru (tingkat regional).

Dijelaskan Desi, panitia mengambil tema ‘Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai Sarana Kreativitas Anak Bangsa di Era Milenial’.

Sementara itu, Dekan FKIP Drs Alzaber mengapresiasi Bulan Bahasa 2019. Ia mengatakan, dari kegiatan ini diharapkan kreativitas siswa, mahasiswa dan guru terus meningkat. Setiap tahun FKIP menyelenggarakan acara memperingati Bulan Bahasa, dan setiap tahun pula pihaknya menyaksikan tingginya potensi anak-anak dalam berkarya.

”Kita sekaligus mempromosikan FKIP UIR kepada sekolah-sekolah dengan harapan siswanya tertarik menjadi mahasiswa di universitas ini. Tantangan dan kompetisi dunia pendidikan sekarang juga semakin berat. Melalui acara-acara di Bulan Bahasa kita perkenalkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UIR, sekaligus mengoptimalkan bakat dan potensi siswa supaya mereka terus berkarya untuk bangsa dan negara,” tandas Alzaber.

Wakil Rektor III UIR Rosyadi juga mengapresiasi kegiatan di Bulan Bahasa. Ia berharap, acara-acara seperti ini dapat terus ditingkatkan karena tidak hanya bermanfaat bagi siswa, mahasiswa dan guru melainkan bagi UIR sendiri. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *