CPI Gelar Program Belajar Sambil Bekerja Coop, Peserta Terbanyak dari Unri

Sebanyak 27 orang mahasiswa Universitas Riau (Unri) melaksanakan Program Belajar Bekerja Terpadu atau dikenal Cooperative Education Program (Coop) di PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Rabu (13/11/2019).

Rektor Unri Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, mewakili pimpinan seluruh Perguruan Tinggi di Riau mengucapkan terimakasih kepada CPI atas kerjasama yang juga digelar dengan sejumlah perguruan tinggi di Riau ini. Ia menilai kerjasama itu efektif dalam upaya meningkatkan SDM yang andal dan berdaya saing.

“Coop ini akan banyak manfaatnya khususnya bagi mahasiswa. Dimana mahasiswa akan bisa mendapatkan pengalaman kerja sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki. Dari Coop ini, mahasiswa nanti bisa menyerap budaya kerja, disiplin kerja, dan menggali bagaimana perusahaan kelas dunia itu dalam bekerja,” tutur Rektor.

Rektor juga berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan dengan baik waktu Coop yang akan dijalani selama empat bulan ke depan. Karena program ini merupakan kesempatan terbaik pada 74 mahasiswa yang jadi peserta.

Tahun 2019 ini, CPI menerima sebanyak 74 mahasiswa dari delapan universitas yang ada di Provinsi Riau untuk melakukan program Coop di perusahaan berskala internasional ini.

Delapan universitas ini adalah Politeknik Negeri Bengkalis sebanyak 3 mahasiswa, STIA Lancang Kuning Dumai sebanyak 4 mahasiswa, UIN Sultan Syarif Kasim Riau sebanyak 12 mahasiswa.

Selain itu, juga ada Universitas Abdurrab sebanyak 2 mahasiswa, Universitas Islam Riau sebanyak 19 mahasiswa, Universitas Lancang Kuning sebanyak 5 mahasiswa, Universitas Muhammadyah Riau sebanyak 2 mahasiswa, dan Universitas Riau sebanyak 27 mahasiswa.

Selurih mahasiswa ini adalah orang-orang pilihan yang lulus seleksi dari 1.000 lebih pendaftar yang ingin mengikuti program Coop dari perusahaan minyak itu.

Sementara itu, Koordinator Coop CPI, Tegun Kamilius menyebutkan bahwa 74 mahasiswa ini akan melaksanakan program belajar sambil bekerja selama empat bulan dan ditempatkan sesuai dengan bidang ilmu yang telah ditentukan.

“Masing-masing mahasiswa ini akan kita tunjuk mentor dari CPI untuk mendampingi selama melakukan program Coop. Mahasiswa Coop ini akan kita tempatkan pada tempat yang sesuai dengan bidang studi mahasiswa,” tuturnya.

Nantinya, lokasi penugasan tersebar di empat lokasi. Yaitu di wilayah Rumbai, Duri, Minas, dan Dumai. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *