150 Kg Beras Diserahkan Tim Jumat Barokah SMAN 8 Pekanbaru ke Ponpes Darul Mukhlasin

Pengurus, guru, siswa dan santri Pesantren Darul Mukhlasin yang berada di Kelurahan Rumbai Bukit Kecamatan Rumbai berfoto bersama tim Jumat Barokah SMAN 8 Pekanbaru.

Tim Jumat Barokah SMAN 8 Pekanbaru menyalurkan bantuan ke Pesantren Darul Mukhlasin yang berada di Kelurahan Rumbai Bukit Kecamatan Rumbai, Jumat (25/10/2019). Dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 8 Pekanbaru H. Tavip Triacandra, tim ini menyerahkan 150 kilogram beras dan sejumlah makanan.

Di lokasi, rombongan disambut oleh sesepuh pesantren Darul Mukhlasin Mbahadi. Di hadapan para guru, santri dan siswa, Tavip berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi Pondok Pesantren Darul Mukhlasin.

Dirinya mengapresiasi adanya SMK Alquran Dakwah Alam (SMK A.D.A) di pondok Pesantren Darul Mukhlasin itu. Menurutnya, sekolah ini kelak tidak hanya menghasilkan lulusan akademik, tapi juga lulusan yang punya nilai plus seperti hafiz Quran.

“Saya lihat ada juga SMK A.D.A yang kepanjangan SMK Alquran Dakwah Alam, ini sangat bagus. Ini artinya, lulusan juga punya nilai keisIaman yang lebih seperti hafiz Quran,” tuturnya.

Tavip juga menjelaskan bahwa SMAN 8 Pekanbaru siap membantu jika dibutuhkan terutama dalam bidang akademik.

Sementara itu, sesepuh pesantren Darul Mukhlasin Mbahadi bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh SMAN 8 Pekanbaru melalui program jumat barokah. Pesantren yang berdiri diatas lahan 1.2 hektare ini mempunyai jumlah santri sebanyak 39 orang.

Selain pesantren, juga ada SMK A.D.A yang baru berdiri 2 tahun lalu. Saat ini, jumlah siswa SMK A.D.A baru mempunyai 16 orang siswa. Siswa SMK ini harus bisa menghafal alquran 10 juz setiap tahunnya dan ditargetkan selama tiga tahun, siswa SMK ini bisa hafal 30 juz.

“Inilah konsep SMK bagaimana menciptakan generasi yang hafal Alquran serta mempunyai kompetensi,” katanya.

Sementara itu Waka Humas SMAN 8 Pekanbaru Amri mengatakan sebelumnya, Pesantren Darul Mukhlasin mengajukan proposl ke SMAN 8 untuk memperoleh bantuan. Setelah dikaji dan dilacak, pesantren tersebut memang layak untuk dibantu.

“Karena kita ada program jumat barokah yang sumber dana dari infak siswa, maka kita salurkan kepada yang membutuhkan salah satunya pondok Pesantren Darul Mukhlasin. Dan kita rencananya akan membantu meja kursi yang tidak bermanfaat tapi layak dipakai untuk kita sumbangkan ke pondok pesantren tersebut,” paparnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *