Komunitas Ini Ajak Korban Asap Isi Waktu dengan Membaca

Dalam rangka program literasi untuk kemanusiaan, Komunitas Teratak Literasi bekerjasama dengan Rumah Evakuasi Tanggap Darurat Asap yang diinisiasi Lazismu dan MDMC PDM Pekanbaru, menyediakan buku bacaan untuk mengisi waktu bagi korban asap dengan kegiatan membaca.

Hal itu dilakukan karena relawan Teratak Literasi peduli pada korban asap dan relawan dengan menyediakan bacaan-bacaan berkualitas.

Bagi warga yang hendak menerima manfaat dari program tersebut dapat mendatangi di Rumah Singgah Pasien Perinasia, Jl. Wonosari No. 18 Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru.

Teratak Literasi menyediakan lebih dari seratus buku yang bisa dibaca di rumah evakuasi dengan berbagai tema seperti Islam, novel, lingkungan, biografi tokoh, dan buku anak-anak.

Bagi sahabat literasi yang hendak berpartisipasi menjadi relawan sila bergabung dalam program literasi untuk kemanusiaan tersebut.

Kamis (19/9/2019) pegiat Teratak literasi telah membawa koleksi buku-bukunya ke rumah singgah tanggap darurat asap. Terdapat belasan pasien dan juga relawan di rumah singgah yang menyambut kehadiran para aktifis literasi tersebut.

Pegiat Teratak Literasi dipimpin oleh Bambang, salah seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, dan aktifis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Bambang ditemani oleh Rozi, dan Jefri.

Menurut Bambang, agenda ini dilakukan untuk menggugah warga dan relawan pentingnya membaca. Kami hadir memberikan akses terhadap buku-buku. Kami berharap dalam setiap posko tanggap darurat terdapat fasilitas buku-buku yang bermanfaat untuk korban/pasien dan relawan.

“Program kemanusiaan Teratak Literasi sendiri, berlangsung sampai bencana asap berakhir di Bumi Lancang Kuning. Berikutnya, warga boleh anjangsana ke Pustaka Teratak Literasi untuk membaca dan diskusi,” ujar Bambang.

Teratak literasi sendiri berada di jalan bakti Pekanbaru, menyediakan banyak referensi buku untuk dibaca publik. Buku-buku yang tersedia terdiri berbagai macam topik seperti filsafat, agama, sosial, ekonomi, pendidikan, sastra, jurnal, majalah, biografi, dan sebagainya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *