40 Mahasiswa Unri Dilatih Perawatan Mesin AC

Mahasiswa Unri mengikuti pelatihan kompetensi teknis dan manajemen usaha. (Sumber: Humas Unri)

Fakultas Teknik Universitas Riau (FT-Unri) melalui Program Pengembangan Kewirausahawan (PPK) yang berasal dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristek Dikti melaksanakan pelatihan kompetensi teknis dan manajemen usaha.

Ketua Tim PPK Fakultas Teknik Unri, Dodi Sofyan Arief, Senin (9/9/2019) menyampaikan, pelatihan ini ditujukan bagi pembinaan kepada tenant. Dilakukan melalui pelatihan kompetensi teknis dan manajemen usaha serta sejumlah kegiatan kreatif lainnya. Tujuannya untuk menghasilkan wirausahawan baru yang mandiri berkompeten di bidangnya.

Tim PPK Fakultas Teknik Unri melaksanakan pembinaan usaha yang difokuskan pada pembinaan untuk mahasiswa dan alumni Unri yang sedang mengembangkan usaha dan merintis usaha baru,

“Tenant yang dibina dalam program PPK adalah dari mahasiswa dan alumni teknik,” ungkapnya Dodi, Senin (9/9/2019).

Lebih lanjut, Dodi menyampaikan PPK Unri melaksanakan Pelatihan Perawatan Mesin Pendingin atau Air Conditioner (AC) yang dilaksanakan 13-18 Agustus 2019 lalu.

Kegiatan pelatihan ini merupakan persiapan uji kompetensi bagi calon wirausahawan baru Unri, uji kompetensi bagi calon wirausahawan baru Unri dilaksanakan pada tanggal 26-29 Agustus 2019.

“Pelatihan dan uji kompetensi bagi mahasiswa Universitas Riau ini diikuti 40 orang. Khususnya mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Elektro,” katanya.

Kegiatan ini merupakan kali ketiga setelah pada tahun 2018 dilaksanakan pelatihan dan uji kompetensi skema pengelasan bagi mahasiswa Teknik Mesin Unri. Kemudian pada tahun 2017 dilaksanakan pelatihan perawatan dan perbaikan sepeda motor.

Pelatihan dan uji kompetensi tahun 2019 yang dilaksanakan di TUK Teknik Mesin Unri inidilakukan berkolaborasi engan Komunitas Teknisi AC (KTAC) Pekanbaru yang diketua oleh Husnul Yakin. Husnul sekaligus sebagai instruktur dalam kegiatan ini.

“Untuk uji kompetensi Tim PPK Fakultas Teknik Unri mendatangkan dua orang asesor uji kompetensi dari LSP Logam Mesin Indonesia yang ditugaskan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” kata Dodi.
Dodi, berharap dengan adanya uji kompetensi ini dapat menghasilkan wirausahawan baru yang andal dan profesional yang dibuktikan adanya pengakuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dalam kegiatan pelatihan dan uji kompetensi ini juga dihadiri Kepala TUK Universitas Riau, Yohanes, dan tim ahli dari masyarakat standarisasi Indonesia (MASTAN), Mohammad Dalil dan anggota tim PPK Fakultas Teknik Unri Muftil Badri, Rita Yani Iyan. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *