Mahasiswa Baru Unri Diminta Mampu Berpikir Kritis

Rektor Unri menandatangani dokumen dalam acara pengenalan kampus dan penyerahan mahasiswa baru ke masing-masing fakultas. (sumber: Humas Unri)

Universitas Riau (Unri) melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (5/8/2019). Di hari yang sama sekaligus digelar penyerahan mahasiswa baru kepada dekan fakultas di lingkungan Unri.
Dalam sambutannya, Rektor Unri, Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, menyampaikan Unri pada tahun ini menerima mahasiswa baru dari berbagai jalur penerimaan.
Unri menerima mahasiswa diantaranya melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sebanyak 1.657 orang, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 2.398 orang.
Lalu dari jalur penelusuran Bibit Unggul Daerah (PBUD)/ Penelusuran Bakat dan Minat (PBM) sebanyak 1070 orang, Jalur Mandiri Diploma Tiga (D-3) sebanyak 554 orang , Bina Lingkungan sebanyak 894 orang, Transfer Reguler sebanyak 36 orang, dan Afirmasi sebanyak 18 orang .
“Total sebanyak 6.627 orang mahasiswa yang terdiri dari program Diploma, Transfer, dan Sarjana,” urai Rektor.
“Saudara adalah orang-orang terpilih dari sebanyak sekitar 45 ribu orang pendaftar dari berbagai jalur penerimaan yang memilih unri pada penerimaan tahun 2019 ini. Oleh karena itu, jadilah mahasiswa yang dapat membawa manfaat di kampus, dimana mahasiswa juga merupakan generasi millennial yang dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara,” terang Aras.
Di era globalisasi saat ini, banyak aspek-aspek dalam kehidupan menjadi terpengaruh globalisasi tersebut. Globalisasi adalah proses integrasi global yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, kebudayaan, kemajuan infrastruktur, transportasi, maupun telekomunikasi, ungkap Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan.
Unsur-unsur tersebut, semakin mendorong terjadinya saling ketergantungan di dalam melaksanakan aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.
“Anda harus berpikir kritis dan berbuat kontruktif untuk bangsa dan negara dalam persiapan dalam menyongsong era globalisasi,” kata dia.

Berkenaan dengan kompetensi, Rektor menambahkan, Unri adalah satu di antara institusi pemerintah di bidang pendidikan tinggi dalam menyediakan pendidikan untuk pengembangan diri manusia.

Saat ini, Unri memiliki sebanyak 29 Prodi yang berakreditasi A yang ada di Unri, sebanyak 53 Prodi berakreditasi B, sebanyak 4 Prodi berakreditasi C, dan 8 Prodi belum terakreditasi.
“Unri selalu memiliki komitmen dalam menyediakan sarana dan prasarana penunjang penyelenggaraan pendidikan tinggi untuk dapat menghasilkan lulusan yang tangguh, berjiwa entrepreneurship, dan memiliki integritas keilmuan yang berkompeten.
Juga memiliki wawasan kebangsaan yang luas. Sesuai dengan visi Unri “Menjadi Universitas Riset, Unggul, Bermartabar di bidang sains dan teknologi di kawasan Asia Tenggara Tahun 2035,” kata Guru Besar Bidang Perikanan dan Kelautan ini menjelaskan.
Dalam rangkaian acara, Rektor menyerahkan mahasiswa ke dekan fakultas di lingkungan Unri. Yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) sebanyak 1.064 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 910 orang.
Keemudian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 604 orang, Fakultas Teknik sebanyak 981 orang, Faklutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 1.253 orang , Fakultas Pertanian (FP) sebanyak 558 orang.
Selanjutnya, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) sebanyak 559 orang, Fakultas Hukum (FH) sebanyak 358 orang, Fakultas Kedokteran (FK) sebanyak 153 orang, dan Fakultas Keperawatan (FKp) sebanyak 187 orang.
Pada kegiatan ini turut hadir sebagai pemateri pada kuliah umum PKKMB, Wakil Gubernur Riau Brigadir
Jenderal TNI Edy Afrizal Natar Nasution SIP, Direktur Kemahasiswaan Dr Didin Wahidin, Dirjen Belmawa Prof Dr Ismunandar.
Lalu hadir pula Deputi Bidang pencegahan, perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Hendrik Paruhuman Lubis, Wakajati Riau Dr Mia Amiati SH MH, Kapolda Riau Irjen Drs Widodo Eko Prihastopo MM. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *