99 Tim dari 2 Provinsi Jalani Monev PKM di Unri

Rektor Unri dan tim penilai berfoto bersama usai pembukaan acara Monitoring dan Evaluasi Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Didanai Tahun 2019, resmi dibuka, Selasa (16/7/2019) di Universitas Riau. (Sumber: Humas Unri)

Acara Monitoring dan Evaluasi Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Didanai Tahun 2019, resmi dibuka, Selasa (16/7/2019) di Aula Siak Sri Indrapura Gedung Rektorat Universitas Riau.

Dalam acara ini, ada 99 tim yang karyanya didanai oleh Direktorat Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada tahun 2019. Tim itu berasal dari 16 perguruan tinggi di Riau dan Kepulauan Riau.

“Kita berharap agar Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini akan dapat membangkitkan semangat kita untuk berkreativitas dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rektor Universitas Riau (Unri), Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA.

Menurut dia, PKM juga merupakan sarana untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa, PKM adalah upaya meningkatkan mutu lulusan perguruan tinggi. Sehingga para lulusan dapat menjadi anggota masyarakat yang punya kemampuan akademis dan dapat mengembangkan, menerapkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ada lima bidang program dalam PKM ini. Yaitu PKM-Penelitian (PKMP), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-I).

PKM 5 Bidang ini merupakan upaya pemerintah dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya di perkuliahan kepada masyarakat luas.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Iwantono MPHil, menjelaskan, tahun ini ada 48 tim dari Unri yang didanai dalam PKM ini.

Selanjutnya, dari Universitas Muhammadiyah Riau 19 tim, Politeknik Negeri Batam 12 tim, Politeknik Negeri Bengkalis 3 tim, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mitra Bunda Persada 3 tim, Universitas Lancang Kuning 2 tim dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah 2 tim.

Lalu, dari Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau 2 tim, Universitas Pasir Pengaraian 1 tim, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai 1 tim, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) 1 tim, Universitas Islam Riau 1 tim, Universitas Abdurrab 1 tim, Politeknik Caltex 1 tim, Akademi Kebidanan Helvetia Pekanbaru 1 tim, dan Akademi Analis Kesehatan Pekanbaru 1 tim.

Monev PKM ini, lanjut Iwantono, karya yang dipresentasikan oleh mahasiswa ini, akan dilakukan penilaian oleh tim dari Ditjen Belmawa Kemenristekdikti. Di antaranya Prof Dr Ir Sundani Nurono (ITB) dan Dr Eduardus Bimo Aksono H Mkes drh (Unair). Selanjutnya, Dr Ir Aprisal MP (Unand), Dr Nursahara Pasaribu MSc (USU).

“Sementara penilaian dari Monev ini nantinya akan dilombakan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) pada Bulan Agustus 2019 di Provinsi Bali,” ujarnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *