Pimpinan UIR Titip Mahasiswanya ke Jemaah Masjid Al Jariyah

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Islam Riau (UIR), Dr H Syafhendry Rusli menitipkan mahasiswanya kepada jemaah Masjid Al Jariyah Jalan Kaharuddin Nasution Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai. Jemaah diharapkan mau memperhatikan keseharian mahasiswa UIR yang tinggal di sekitar sana.

Hal itu disampaikan Syafhendry saat mewakili Rektor melakukan safari ramadan di masjid tersebut, Rabu (15/5/2019). Karena terletak di kawasan yang tak jauh dengan UIR, Syafhendry yakin banyak mahasiswa UIR tinggal di sekitar Masjid Al Jariyah.

”Sebagai Pimpinan kampus, kami tak mampu mengontrol kehidupan harian mereka. Karena itu kami titip kepada jemaah, tolong mereka diingatkan, diajari dan dinasehati bila ada perkataan dan perbuatan mereka yang tidak senafas dengan nilai-nilai agama, kesopanan dan kebiasaan masyarakat,” kata Syafhendry.

Sementara itu, safari ramadan jajaran Rektorat UIR kemarin disambut gembira oleh pengurus dan jemaah masjid.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakil Rektor II Ir H Asrol, MSi, Wakil Rektor III Ir H Rosyadi, MSi, Kepala BAUP H Zakir Has, Kepala Biro Keuangan Dr Azwirman, Kepala BAAK Akmar Efendi, SKom, MKom, Kepala dan Sekretaris LDIK Dr Zulhelmy dan Afrizal Anton Candra SAg, MSi.

Kemudian, Kepala dan Sekretaris BPPA Dr Thamrin S dan Fahridar Hasibuan, SH, Kepala BHE Dr Ardiansyah, SH, MH dan Kepala Bagian Humas Dr H Syafriadi, SH, MH.

Kepada takmir dan jemaah Masjid Al Jariyah, Syafhendry juga berharap agar dapat memberdayakan mahasiswa UIR dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Sehingga integritas dan kepribadian mahasiswa UIR tumbuh menjadi generasi qur’ani yang tangguh.

”Pak Rektor Prof Syafrinaldi titip salam kepada jemaah. Beliau sedang dinas keluar kota dan tak bisa hadir bersama kami di sini. Yang pasti kami sangat senang bisa bersilaturrahmi dengan jemaah masjid yang letaknya tak jauh dari kampus UIR. Mari kita jadikan ramadan sebagai momentun penting menjalin silaturrahim,” paparnya.

Usai menitipkan pesan, Syafhendry bersama Wakil-wakil Rektor menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan masjid sebesar Rp3 juta. Juga al Qur’an untuk bertadarrus.

”Masjid ini sudah bagus. Nyaman beribadah karena ber-AC, ambalnya juga tebal. Bersih, dan kami sangat senang beribadah di sini. Silakan dimanfaatkan bantuan ini untuk pembangunan masjid,” ujar Syafhendry.

Sekretaris LDIK Afrizal Anton Candra yang bertindak selaku penceramah Ramadhan mengajak jemaah memanfaatkan kemuliaan Ramadhan. Tidak saja dengan melaksanakan ibadah puasa tetapi juga mengerjakan amal-amal lain dengan iman dan taqwa.

Mereka yang mampu mendapatkan kemuliaan Ramadhan, kata Ustadz Anton, dijanjikan Allah diampuni segala dosa-dosanya. Selepas Ramadhan, ia tampil seperti anak yang baru lahir dari rahim ibunya. Suci dan bersih.

Mengutip QS Al Baqarah 183, kandidat Doktor UIN Susqa ini menyebutkan, sasaran akhir dari puasa Ramadhan adalah taqwa. Hanya orang-orang yang berimanlah yang mampu meraih derjat ketaqwaan.

Karena itu, di pangkal ayat Al Baqarah Allah tegas memanggil orang-orang beriman untuk melaksanakan puasa Ramadhan.

”Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa,” tegas Dosen Fakultas Hukum UIR ini. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *